Lhoksukon – Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil atau Ayahwa mengatakan kabupatennya membutuhkan dukungan semua pihak karena banyaknya korban jiwa akibat bencana dan kerusakan sangat dahsyat.
Ia mengajak relawan membantu masyarakat di kabupatennya. “Kami mengajak relawan dalam dan luar Aceh agar membantu rakyat Aceh Utara,” ujarnya di tempat pengungsian Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Kamis, 4 Desember 2025.
Data sementara dari Posko Utama Banjir Aceh Utara, hingga hari ke-13 bencana dilaporkan korban meninggal dunia 126 orang, 90 orang dinyatakan hilang, dan 71 luka-luka.
“Sampai saat ini kami fokus pencarian korban, evakuasi, dan penanganan pengungsi mencapai 259.021 jiwa (73.303 KK) serta kelompok rentan yang membutuhkan penanganan khusus, seperti ibu hamil 591 jiwa, balita 3.018 jiwa, lansia 3.147 jiwa, penyandang disabilitas 201 jiwa,” ujar Ayahwa.
Baca juga: Ayahwa Pastikan Stok Beras di Aceh Utara Mencukupi: Masyarakat Jangan Risau
Selain itu sambung Ayahwa, kerusakan rumah mencapai 69.509 unit dan hilang 532. Sementara warga yang terdampak banjir mencapai 275.139 jiwa (83.569 Kk) dan tersebar di 471 lokasi pengungsian.
Begitu pula fasilitas kesehatan, tidak luput dari kerusakan akibat terjangan banjir dan longsor. Sebanyak 24 unit Puskesmas rusak, 1 unit rumah sakit, 23 Pustu, dan enam Posyandu rusak ringan hingga berat.
Banjir juga merusak 369 sekolah, 32 masjid, 16 meunasah, dan 211 dayah, 124 ruas jalan, 12 irigasi, 68 titik sungai, dan 50 jembatan.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy