Dirut PLN Minta Maaf, Listrik di Aceh Gagal Sinkronisasi

Ditektur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo
Ditektur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo. Foto: Tangkapan layar/PLN Aceh

Banda Aceh – Direktur Utama (Dirut) PT PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan permintaan maaf karena kondisi kelistrikan di Banda Aceh masih belum pulih total. Menurutnya, pasokan listrik masih dalam proses pengaliran dari pembangkit Arun ke Banda Aceh.

“Kami memohon maaf Banda Aceh masih mengalami pemadaman bergilir di mana masih ada kekurangan pasokan sebesar 40 MW, dan dalam proses ini pengaliran dari Arun ke Banda Aceh sudah kami coba,” kata Prasodjo dalam konferensi pers di Banda Aceh, Selasa, 9 Desember 2025.

Prasodjo menjelaskan PLN telah mencoba mengalirkan arus listrik dari Arun ke Banda Aceh pada Senin kemarin. Pasokan tersebut dilakukan sinkronisasi antara pembangkit Arun ke Bireuen dan berjalan lancar.

Begitu juga dengan arus pembangkit dari Bireuen ke Sigli, kondisinya disebut berjalan dengan baik. “Tetapi, kami mengakui ketika tiba di Sigli terjadi ketidakstabilan sistem kelistrikan dari Arun ke Sigli sehingga pembangkit tadi malam sempat padam,” ujarnya.

Baca juga: PLN Kirim Genset Darurat 30 MegaWatt ke Aceh

Prasodjo menuturkan kondisi kelistrikan saat ini masih dalam proses pemulihan. Dia menyebut transmisi dari Langsa ke Pangkalan Brandan terputus, sehingga sistem kelistrikan Aceh terisolasi dari blackbone Sumatra.

“Dari Sumatra Selatan ke Aceh itu masih terisolasi. Untuk itu kami semua siap menjalankan, kami memulihkan transmisi dari backbone Sumatra ke Langsa,” ucapnya.

Menurutnya, pemulihan kelistrikan di Banda Aceh membutuhkan waktu hingga Minggu mendatang. Selama proses itu, PLN akan mendatangkan genset dan juga pembangkit ke Banda Aceh agar pasokan listrik bisa tertangani.

“Sehingga selama proses pemulihan ini kami mengusahakan agar pemadaman bergilir yang mendekati 42 MW, bisa kami kurangani sehingga Banda Ace lebih baik lagi,” pungkasnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy