Jakarta, Line1News – Rekam jejak panjang Kombes Pol. Erlin Tang Jaya, S.I.K., di Korps Bhayangkara kini memasuki babak baru. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 yang kenyang pengalaman di dunia reserse kriminal dan pemberantasan narkotika kelas kakap ini resmi mendapat amanah baru sebagai Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Semarang, Polda Jawa Tengah.
Penunjukan Erlin tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Ia hadir menggantikan Kombes Pol. Heri Wahyudi untuk memimpin jajaran kepolisian di ibu kota Jawa Tengah tersebut.
Informasi dihimpun Line1News, sebelum didapuk menjadi orang nomor satu di Polrestabes Semarang, Erlin menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri. Penugasan ini kian memperpanjang daftar portofolio strategisnya, baik di level kewilayahan maupun Mabes Polri.
Fondasi Reserse dari Serambi Mekah
Bagi masyarakat Aceh, nama Erlin Tang Jaya bukanlah sosok yang asing. Di awal dekade 2010-an, ia menjadi motor penggerak penegakan hukum di Tanah Rencong melalui sejumlah posisi krusial:
• 2012: Menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Aceh Utara.
• 2013: Naik menjadi Wakapolres Aceh Timur.
• 2014–2015: Dipercaya menakhodai Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh.
Pengalaman lapangan di Aceh ini membentuk karakter kepemimpinannya yang kuat di bidang reserse kriminal, sebelum akhirnya ia ditarik untuk memegang tanggung jawab yang lebih besar di berbagai wilayah luar Sumatra.
Bongkar Jaringan Narkoba Kakap Fredy Pratama
Nama Erlin Tang Jaya makin melambung di panggung pemberitaan nasional saat dirinya memimpin Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung pada tahun 2023. Di bawah komandonya, Ditresnarkoba Polda Lampung berhasil mengurai benang kusut jaringan narkotika internasional yang dikendalikan oleh Fredy Pratama.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyeret seorang oknum perwira polisi. Saat itu, Erlin secara transparan memetakan jalur komunikasi antara oknum polisi itu dan sosok bernama Kif yang bertindak sebagai operator jaringan. Pengungkapan ini krusial karena berhasil memetakan kompleksitas distribusi narkoba lintas pulau via jalur Sumatra dan Jawa.
Keberhasilan di Lampung membawa Erlin bergeser ke Polda Banten pada tahun 2024 dengan posisi yang sama sebagai Dirresnarkoba. Wilayah Banten yang menjadi gerbang utama pergerakan barang dan manusia antara Sumatra dan Jawa menjadi ujian tersendiri yang berhasil ia lewati, sebelum akhirnya ditarik ke Bareskrim Polri pada 2025.
Sentuhan Humanis di OKU Timur
Meski dikenal tegas di bidang narkotika dan kriminalitas, Erlin juga memiliki sisi kepemimpinan kewilayahan yang humanis. Saat menjabat sebagai Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan pada 2019, ia berhasil membawa jajarannya menyabet penghargaan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak serta Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) atas komitmen perlindungan anak dan pengungkapan kasus-kasus menonjol.
Pengalaman kepemimpinan teritorialnya kian matang setelah ia berturut-turut mengisi pos Wadirbinmas Polda Sulsel dan Wakapolres Metro Jakarta Utara.
Flashback: Riwayat Jabatan Kombes Pol. Erlin Tang Jaya
• 2012: Kasat Reskrim Polres Aceh Utara
• 2013: Wakapolres Aceh Timur
• 2014-2015: Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh
• 2019: Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur
• 2020: Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sulawesi Selatan
• 2022: Wakapolres Metro Jakarta Utara
• 2023: Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung
• 2024: Direktur Reserse Narkoba Polda Banten
• 2025: Kasubdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri
• 2026: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri
• Oktober 2026: Kapolrestabes Semarang
Tantangan Baru di Kota Atlas
Memimpin Polrestabes Semarang membawa tantangan tersendiri bagi Erlin. Sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan pendidikan di Jawa Tengah, Semarang menuntut kepolisian yang tidak hanya responsif dalam penegakan hukum, tetapi juga adaptif dalam pencegahan kejahatan jalanan (street crime), sterilisasi peredaran narkoba, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kombinasi matang antara ketajaman insting reserse narkoba dan pengalaman kepemimpinan kewilayahan kini menjadi modal besar Erlin Tang Jaya untuk menghadirkan rasa aman dan kepastian hukum bagi warga Kota Semarang.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy