Tim relawan Yayasan Geutanyoe bekerja sama dengan Yayasan Cita Wadah Swadaya (YCWS) menyalurkan bantuan air bersih kepada para pengungsi terdampak bencana banjir di Aceh Utara, Rabu, 17 Desember 2025.
Koordinator lapangan Iskandar menyebutkan distribusi air minum dilakukan secara bertahap di sejumlah titik pengungsian untuk memenuhi kebutuhan dasar korban banjir, khususnya di Gampong Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara.
Sebanyak 2.000 liter air bersih disalurkan menggunakan satu unit mobil L300 yang dilengkapi dua tandon penampungan.
“Bantuan ini difokuskan untuk menjamin ketersediaan air minum yang aman bagi para pengungsi selama masa tanggap darurat,” ujar Iskandar dalam keterangan tertulis diterima Line1.News, Kamis, 18 Desember 2025.
Hingga kini, kata dia, distribusi air bersih telah menjangkau 43 keluarga dengan total 183 jiwa penerima manfaat yang tersebar di dua titik pengungsian.
Menurutnya ketersediaan air bersih menjadi prioritas utama penanganan darurat bencana.
“Kami berupaya memastikan setiap pengungsi mendapatkan akses air bersih yang cukup setiap hari,” ujarnya.
Upaya itu, kata Iskandar, untuk melindungi kelompok rentan dari risiko gangguan kesehatan akibat keterbatasan akses air bersih dan sanitasi tidak layak.
“Dengan tersedianya air bersih, diharapkan anak-anak, lansia, dan ibu hamil dapat terlindungi dari ancaman penyakit.”[]Foto-foto: Yayasan Geutanyoe/YCWS






Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy