Indonesia 4 Besar Dunia Kasus Pornografi Anak

Menkomdigi Meutya Hafid
Menkomdigi Meutya Hafid. Foto: komdigi.go.id

Jakarta – Indonesia negara keempat di dunia dengan kasus pronografi anak terbanyak. Hal ini diungkapkan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid saat temu pers di kantor Kementerian Pendidikan dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, Minggu, 2 Februari 2025.

“Ini belum menyinggung perjudian online yang juga menyasar anak-anak, perundungan, kekerasan seksual terhadap anak dan juga aspek-aspek negatif lainnya,” ujar Meutya dilansir dari Kompas.com.

Menurut Meutya, persoalan pornografi menjadi salah satu alasan Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kementeriannya dan tiga kementerian lain mempercepat pembuatan aturan perlindungan anak di dunia digital.

Ketiga kementerian itu adalah Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kemendikdasmen.

“Teman-teman sekalian, tentu bukan tanpa alasan mengingat Indonesia saat ini terdata sebagai negara keempat terbesar di dunia dalam ranah konten-konten pornografi untuk anak,” ujarnya.

Keempat kementerian tersebut telah dipanggil untuk mengikuti rapat di Istana bersama Sekretaris Kabinet (Seskab).

Melalui pertemuan itu, Presiden Prabowo memerintahkan empat kementerian segera menyusun aturan perlindungan anak di dunia digital.

“Presiden melalui penyampaian melalui Pak Seskab kepada kami kemarin menginginkan adanya percepatan aturan perlindungan anak di ruang digital ini agar dapat diselesaikan dengan secepatnya dan timeline-nya kami diberi waktu satu sampai dua bulan,” kata Meutya.

Karena itu, keempat kementerian menerbitkan surat keputusan tentang tim kerja yang akan bertugas menyusun aturan perlindungan anak.

“Kami berempat telah berkoordinasi awal dengan ibu menteri dan bapak-bapak menteri dan semuanya memiliki semangat yang sama dari perspektif yang berbeda-beda.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy