Banda Aceh, Line1News – Sebanyak 60 mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti praktikum pelestarian bahan pustaka di Museum Aceh, Senin, 28 September 2026.
Praktikum tersebut berfokus pada restorasi naskah kuno. Mahasiswa mendapat kesempatan mempelajari secara langsung kondisi fisik naskah, jenis kerusakan, hingga tahapan penanganan dan restorasinya.
Kepala Museum Aceh, Arif Arham, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam praktik preservasi naskah dapat meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap keberadaan koleksi naskah kuno.
Arif meminta mahasiswa mengikuti praktikum dengan serius dan memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas pengetahuan mengenai teknik pelestarian naskah.
Teori Saja Tidak Cukup
Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry, Mukhtaruddin, mengatakan praktikum menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa. Menurutnya, pemahaman mengenai preservasi bahan pustaka tidak cukup hanya diperoleh melalui pembelajaran teori di ruang kuliah.
“Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman langsung agar memiliki keterampilan dalam menangani dan melestarikan koleksi,” kata Mukhtaruddin.
Dalam praktikum itu, mahasiswa juga mempelajari pentingnya kehati-hatian dalam menangani naskah kuno. Penanganan yang tidak tepat dapat berisiko memperparah kondisi koleksi.
Peluang Kerja Sama Lanjutan
Mukhtaruddin menyebut kerja sama dengan Museum Aceh diharapkan tidak berhenti pada kegiatan praktikum. Kerja sama tersebut, kata dia, dapat dikembangkan melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kegiatan akademik lainnya.
“Kerja sama antara perguruan tinggi dan Museum Aceh sangat penting dalam mendukung upaya pelestarian warisan dokumenter Aceh. Mahasiswa perlu diberi ruang untuk belajar langsung dari lembaga yang memiliki pengalaman dalam menjaga koleksi budaya,” ujarnya.
Praktikum tersebut diharapkan memberi mahasiswa pengalaman teknis dalam pelestarian bahan pustaka sekaligus memahami naskah kuno sebagai sumber informasi dan bagian dari warisan intelektual Aceh.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy