Perbedaan 3 Varian Honda PCX 160 Terbaru dan Harganya

new honda pcx 160 roadsync
Penampakan Honda PCX 160 RoadSync 2024. Foto: AHM

PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan tiga varian PCX 160 terbaru di Indonesia. Kehadiran ketiga jenis PCX baru itu untuk merespons pasar skutik bongsor yang makin kompetitif.

Ketiga Honda meluncurkan PCX 160 terbaru dengan tiga varian: CBS, ABS, dan RoadSync. Walaupun sekilas sama, ketiganya memiliki banyak perbedaan dari berbagai sisi.

Pengereman

Perbedaan paling jelas ada di sektor pengereman. Ketiga tipe PCX 160 itu sama-sama memiliki cakram di roda depan dan belakang. Namun pembedanya terletak pada sistem yang digunakan.

Pada ABS dan RoadSync Honda sudah membekali Anti Lock-Braking System. Fitur ini bekerja mengandalkan sensor yang biasanya dipasang di dekat cakram. Sensor tersebut akan membaca secara konstan kecepatan roda menggunakan algoritma dan membandingkannya dengan putaran roda satunya.

Saat pengendara mengerem secara mendadak dan keras, sensor tadi mengirimkan sinyal untuk mengurangi tekanan dan kaliper akan melakukan pengereman secara bergantian. Dengan begitu, roda yang sedang berputar kencang tidak langsung mengunci dan pengendara lebih mudah mengontrol laju sepeda motor.

Namun, varian CBS yang belum dilengkapi fitur ABS memiliki teknologi Combi Brake System. Rem depan memiliki jarak pengereman pendek dan rem belakang memiliki jarak pengereman panjang. Maka dari itu, dengan mengkombinasikan kedua rem ini, pengendara dapat lebih aman ketika melakukan pengereman.

Ketika salah satu rem ditekan kuat, rem lainnya ikut tertarik. Misalnya, jika rem depan ditekan, rem belakang ikut tertarik.

Khusus pada varian PCX 160 tipe tertinggi alias RoadSync sudah mengadopsi suspensi belakang subtank. Selain tampilan jadi lebih mewah, suspensi ini juga digadang-gadang mengalami penyetelan sehingga bikin motor terasa lebih nyaman.

Sementara itu, suspensi PCX 160 CBS dan ABS masih mengadopsi suspensi kembar tanpa tabung. Sama seperti PCX sebelumnya.

Bobot

Perbedaan lainnya dari segi bobot. Dengan penambahan sensor ABS plus suspensi belakang, trim RoadSync jadi lebih berat dari PCX 160 CBS dan ABS. Bobot CBS 115 kilogram, ABS 117 kilogram, dan RoadSync 133 kilogram.

HSTC

HSTC kependekan dari Honda Selectable Torque Control. Fungsinya serupa fitur kontrol traksi, membatasi torsi mesin jika terdeteksi ada perbedaan kecepatan putaran ban depan dengan ban belakang, sehingga potensi terjadinya ban selip dapat dihindari.

HSTC hanya terdapat di varian ABS dan RoadSync. Selain itu, HSTC bisa ditemui pada model Big Bike dan Matic Premium Honda seperti Honda CRF 1000L Africa Twin, Honda Gold Wing, CBR1000RR, X-ADV 750, Forza 250 hingga ADV 160.

Multi Informasi Display

PCX 160 CBS dan ABS sama-sama masih mengadopsi full digital panel meter dengan latar belakang negatif display. Sementara PCX 160 RoadSync sudah pakai 5 inch TFT panel meter.

Varian termahal sudah dilengkapi dengan fitur konektivitas lewat bluetooth, namanya Honda RoadSync. Smartphone Connection ini punya fungsi navigasi, telepon, musik,message, hinggavoice command.

Fitur pendukung keamanan dan kenyamanan

Semua varian Honda Smart Key System yang dilengkapi Anti-Theft Alarm dan Answer Back System pada semua tipe. Kemudian, New Honda PCX 160 menghadirkan USB Type-C Charger, sebelumnya Type-A.

Harga dan pilihan warna

PCX 160 CBS

Hadir dengan tampilan velg hitam dengan logo emblem PCX 160 silver. Model ini hadir dengan pilihan warna exceptional black, exceptional white, exceptional matte silver, dan exceptional red. Harganya On The Road Jakarta Rp33.750.000.

PCX 160 ABS

Pilihan warnanya phenomenal matte black, phenomenal white, phenomenal matte silver, dan phenomenal matte red dengan penyematan warna burnt titanium pada bagian velg dan logo emblem PCX 160 gold. Harganya dibanderol Rp37.350.000.

PCX 160 RoadSync

Tipe tertinggi ini hadir dengan warna burnt titanium pada velg dan emblemnya. Varian warnanya matte black dan glossy red. Harga OTR Rp40.350.000.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy