Redelong – Seorang pria berinisial S, 50 tahun, ditemukan meninggal dunia di kebun miliknya, Kampung Blang Rakal, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, pada Sabtu, 3 Agustus 2025.
S diduga menjadi korban pembunuhan. Jasadnya ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah luka diduga bekas sayatan senjata tajam.
Kapolsek Timang Gajah AKP Bandaharo Halomoan Nasution menjelaskan, korban pertama kali ditemukan istrinya.
“Korban ditemukan tergeletak di bawah pohon pinang, dengan luka-luka serius di bagian leher, tangan, dan perut,” ungkapnya kepada wartawan, Senin, 4 Agustus 2025.
Dari keterangan istri korban, S sempat pergi ke kebun pada Sabtu, 3 Agustus 2025, sekira pukul 07.00 waktu Aceh.
Tak lama berselang, sekira pukul 09.00, korban sempat kembali lagi ke rumah untuk mengambil pisau yang akan dipakai menyetek tanaman kopi.
Namun sesudah S itu tak kunjung kembali ke rumah. Istrinya yang telah menyiapkan sarapan merasa khawatir, lalu menyusul ke kebun yang lokasinya tak jauh dari rumah.
Sesampainya di kebun, kata Bandahro, sang istri malah menemukan suaminya itu dalam posisi tergeletak di bawah pohon dengan kondisi berlumuran darah.
Melihat kondisi suaminya, sang istri pun langsung meminta pertolongan warga. Setelah itu korban dilarikan ke Puskesmas Lampahan untuk mendapatkan pertolongan pertama, selanjutnya di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute.
“Karena kondisi kritis, korban di RSUD Muyang Kute hanya diberikan pertolongan pertama, lalu selanjutnya di rujuk ke RS Fauziah Bireuen, lalu di sana korban ditanyakan meninggal dunia,” ujar Bandaharo.
Korban, tambah dia, dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 18.30. Jasad korban kemudian dikembalikan ke RSUD Muyang Kute untuk diotopsi.
Setelah diotopsi, jasad S dibawa kembali ke Blang Rakal untuk dimakamkam. “Sudah dikebumikan di kampung halaman tadi pagi (Senin) sekira pukul 11.00.”
Satuan Reserse Kriminal Polres Bener Meriah kini masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap penyebab kematian korban.
“Saat ini masih dalam proses penyelidikan, tadi pagi kita juga sudah melakukan otopsi, mohon bersabar kalau ada perkembangan segera kita kabarkan,” ujar Kasat Reskrim AKP Supriyadi kepada wartawan, Senin, 4 Agustus 2025.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy