Lhoksukon – Aceh Utara kini punya ‘sekolah’ baru khusus untuk pasangan muda dan catin alias calon pengantin. Namanya, Sekolah Samara atau Sakinah Mawaddah Warahmah.
Sekolah yang diinisiasi Tim Penggerak PKK Aceh ini berbentuk seminar. Sekolah Samara dibuat sebagai wadah edukasi bagi catin dan pasangan muda dalam membina rumah tangga yang bahagia.
“Latar belakang terbentuknya Sekolah Samara dikarenakan tingginya angka perceraian, perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga, juga efek game online, judi online dan untuk meningkatkan derajat kesehatan keluarga di Aceh,” ujar Penjabat Bupati Aceh Utara Mahyuzar saat membuka Sekolah Samara di Aula Pendopo Bupati, Rabu dikutip Kamis, 18 Juli 2024.
Para pembimbing catin di Sekolah Samara, kata Mahyuzar, berasal dari Kantor Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan. Mereka akan membimbing para catin dari segi kesehatan dan kesiapan mental sebelum menikah.
“Sekarang banyak calon pengantin baru enam bulan menikah sudah berpisah, baru satu tahun sudah berpisah. Maka dari itu penting bagi calon pengantin untuk sehat, baik jasmani maupun rohani.”
Dosen Psikologi Universitas Malikussaleh, Nursan Junita yang menjadi narasumber Sekolah Samara mengatakan setelah berkeluarga setiap pasangan harus menerima perbedaan antara suami dan istri. “Pentingnya komunikasi yang baik antara pasangan.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy