Lestarikan Warisan Budaya, PT PIM Revitalisasi Fasilitas Umum di Situs Makam Tuanku Muhammad Taher

PT PIM revitalisasi makam tuanku Muhammad taher
Wujud Nyata Kepedulian Budaya: Vice President TJSL PT PIM, Heri Afriadi, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Geuchik Gampong Tambon Baroh, Saiful Izal, disaksikan oleh VP Komunikasi & Administrasi Korporat PT PIM, Mahsurizal, dalam agenda revitalisasi fasilitas umum di Kompleks Makam Tuanku Muhammad Taher, Dewantara, Aceh Utara. Melalui program TJSL ini, PT PIM merenovasi Balai Kerukunan serta membangun toilet dan tempat wudhu demi kenyamanan ibadah dan interaksi sosial masyarakat. Foto: Dok. Humas PT PIM

Aceh Utara, Line1News – Komitmen nyata dalam merawat situs sejarah sekaligus memperkuat fasilitas keagamaan ditunjukkan oleh PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). Perusahaan ini menyalurkan bantuan pembangunan satu unit toilet, tempat wudhu, serta renovasi Balai Kerukunan di Kompleks Makam Tuanku Muhammad Taher Bin TWK Raja Cut Zainal, Dusun III Perdamaian, Gampong Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Kamis, 22 Oktober 2026.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjaga warisan peradaban masa lalu, sekaligus memastikan masyarakat sekitar memiliki ruang publik yang nyaman untuk beribadah, bermusyawarah, dan berinteraksi sosial.

Prosesi penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PIM, Heri Afriadi, kepada Geuchik Gampong Tambon Baroh, Saiful Izal. Agenda ini turut didampingi oleh Vice President Komunikasi & Administrasi Korporat PIM, Mahsurizal, serta diawali dengan tradisi peusijuek (tepung tawar) Balai Kerukunan oleh Abi Bukhari A. Manaf, guru pengajian Majelis Ta’lim setempat.

Dalam sambutannya, Heri Afriadi Aka menekankan bahwa situs sejarah memiliki nilai penting sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya masyarakat yang perlu dijaga bersama. Oleh karena itu, pelestariannya menuntut kerja kolaboratif agar nilai-nilai historis di dalamnya tidak pudar digilas zaman.

“Dengan adanya fasilitas toilet, tempat wudhu, serta renovasi balai ini kami berharap masyarakat dapat lebih nyaman dalam melaksanakan kegiatan keagamaan maupun aktivitas sosial. Semoga fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Heri.

Heri juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada warga dan para donatur yang telah bergotong-royong menyukseskan pembenahan fasilitas umum ini. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat guna mengembangkan kawasan situs bersejarah ini secara bertahap di masa mendatang.

Menjadi Pusat Syiar dan Ruang Kebersamaan Warga

Apresiasi senada diungkapkan oleh Geuchik Gampong Tambon Baroh, Saiful Izal. Mewakili warga, ia berterima kasih atas kepedulian PT PIM dan seluruh pihak yang terlibat. Kehadiran sarana baru ini dipastikan akan mendongkrak fungsionalitas Balai Kerukunan sebagai episentrum kegiatan kemasyarakatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PIM dan seluruh donatur atas kepedulian serta dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama dalam menyediakan fasilitas yang lebih layak dan nyaman untuk berbagai kegiatan keagamaan maupun kemasyarakatan,” ungkap Saiful Izal.

Ke depan, Balai Kerukunan ini diproyeksikan menjadi pusat pelaksanaan pengajian Majelis Ta’lim, forum musyawarah warga, hingga berbagai aktivitas sosial lainnya. Dengan fasilitas yang kini jauh lebih representatif, partisipasi masyarakat diharapkan kian meningkat.

“Insya Allah, fasilitas yang telah dibangun dan direnovasi ini akan kami jaga dan rawat bersama agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Semoga segala bentuk dukungan yang diberikan menjadi amal kebaikan bagi semua pihak,” pungkasnya.

Acara serah terima ini turut disaksikan oleh jajaran aparatur desa, tokoh masyarakat Tambon Baroh, Koordinator TJSL PIM Jufri, serta staf Komunikasi & Administrasi Korporat PT PIM. Melalui revitalisasi ini, Kompleks Makam Tuanku Muhammad Taher diharapkan mampu memancarkan dua fungsi sekaligus: sebagai benteng sejarah yang lestari dan sebagai ruang sosial yang menghidupkan nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekitar perusahaan.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy