Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Banda Aceh Masih Memprihatinkan

Cut Azharida
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Banda Aceh Cut Azharida. Foto: Humas DP3AP2KB

Banda Aceh – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Banda Aceh Cut Azharida mengatakan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam lingkup domestik di kota tersebut masih mendominasi.

Menurut Azharida, situasi tersebut sangat memprihatinkan dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah, masyarakat, serta seluruh elemen di Kota Banda Aceh.

Sebab itu, kata dia, parenting memegang peranan penting dalam membentuk karakter anak yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab orang tua dalam pengasuhan positif, untuk mewujudkan keluarga berkualitas.

“Sosialisasi kepada kader gampong, terutama kelompok perempuan sebagai agen perubahan, sangat penting untuk meneruskan informasi kepada orang tua dan keluarga,” ujarnya di acara pelatihan parenting bagi perempuan di Hotel Rasamala, Rabu, 14 Mei 2025, dikutip dari Laman Pemko Banda Aceh.

Cut Azharida juga memaparkan data yang menunjukkan di Banda Aceh pada 2024 tercatat ada 108 kasus kekerasan, terdiri atas 60 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 48 kasus kekerasan terhadap anak.

Sementara itu, Unit Layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) di dinas tersebut melayani hingga 1.559 keluarga atau klien. Di mana 45 layanan seputar konseling dan 1.514 layanan psikoedukasi.

Namun, bila dibandingkan dengan data tahun sebelumnya dari DP3AP2KB Banda Aceh, ada tren penurunan. Di sepanjang 2020 terdapat 116 kasus: 69 kasus kekerasan perempuan dan 47 kasus kekerasan anak.

Jumlah ini menjadi yang terkecil dari enam tahun terakhir sebelumnya yaitu pada 144 kasus (2015), 176 kasus (2016), 140 kasus (2017), 144 kasus (2018), dan 137 kasus (2019).[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy