Mega Sarankan Joko Tunjukkan Ijazahnya: Kok Susah Amat Ya?

Megawati
Megawati bersama Ketua Dewan Pengarah BRIN Mahfud MD, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, dan penulis buku 'Pengantar Pemahaman Konsepsi Dasar Sekitar HaKI' Bambang Kesowo di Auditorium Lantai 3, Gedung BJ Habibie BRIN, Rabu (14/5). Foto: Humas BRIN

Jakarta – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengungkit polemik ijazah Joko Widodo saat memberikan sambutan di acara peluncuran buku ‘Pengantar Pemahaman Konsepsi Dasar Sekitar Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI)’ di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jakarta Pusat, Rabu, 14 Mei 2025.

Mega menyarankan Joko untuk menunjukkan ijazahnya yang diduga palsu itu ke publik agar tak menimbulkan polemik berkepanjangan.

“Yo orang banyak kok sekarang gonjang-ganjing urusan ijazah, bener opo nggak? Ya kok susah amat ya, kan kalau di ijazah betul gitu, kasih aja, ‘ini ijazah saya’ gitu lho,” ujar Mega dilansir dari Detik.

Terpisah, Ketua DPP PKB Daniel Johan mengungkapkan atas saran Mega itu. Menurut Daniel, polemik ijazah diduga palsu milik Joko itu sebenarnya masalah sederhana.

“Sebenarnya memang simpel dan sesederhana itu, sehingga tidak menghabiskan energi yang tidak perlu dan berlarut-larut, tinggal tunjukkan keasliannya dan selesai,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 15 Mei 2025.

Daniel menyebut semestinya polemik ijazah Joko tersebut tak berkepanjangan karena banyak permasalahan negara yang jauh lebih penting dan dibutuhkan masyarakat.

Menurutnya, polemik panjang ijazah tersebut justru menghabiskan energi. “Banyak masalah penting dan urgent yang butuh perhatian dan energi kita.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy