Kenapa Harga Sarung BHS Bisa Capai 9 Jutaan?

sarung BHS
Beberapa tipe Sarung BHS. Foto: Instagram @sarungbhs.official

Dunia “persarungan” di Indonesia beberapa tahun terakhir dikejutkan dengan kemunculan sarung BHS yang harganya tak main-main.

Berbeda dengan merek-merek sarung lainnya, BHS muncul dengan beberapa varian mulai dari ramah kantong hingga premium dengan harga jutaan. Harganya yang mahal dikarenakan sarung BHS terbuat dari bahan sutra terbaik bersertifikat SNI.

Usut punya usut, ternyata jenama sarung yang satu ini telah ada sejak 1953 seiring berdirinya PT Behaestex–awalnya bernama Pertenunan BHS–di Kota Gresik, Jawa Timur.

Awalnya, Pertenunan BHS memproduksi sarung tenun merek BHS dengan alat tenun bukan mesin. Seiring waktu, perusahaan memperbesar volume produksinya untuk memenuhi permintaan pasar. Akhirnya Behaestex memutuskan menambah kapasitas pabrik dan memproduksi sarung merek baru, Atlas, dengan alat tenun mesin.

Direktur Utama Behaestex Najib Abdurrauf Bahasuan dalam keterangan persnya pada 2020 menjelaskan, BHS dan Atlas sama-sama berkualitas sarung premium. Namun, BHS lebih dikhususkan pada segmen menengah ke atas. Sedangkan Atlas menyasar segmen menengah ke bawah.

“Produk kami sudah sangat melekat di kalangan masyarakat. Bahkan di beberapa daerah, produk sarung kami sudah menjadi barang yang prestige untuk dimiliki. Kami turut bangga, karena masyarakat secara tidak langsung ikut serta melestarikan budaya Indonesia,” ujar Najib dikutip dari laman perusahaan, Sabtu, 29 Maret 2025.

Untuk mempertahankan loyalitas, Najib menyatakan Behaestex tetap akan mempertahankan ciri budaya Indonesia. Produk sarung merek BHS dan Atlas disebut telah didistribusikan ke seluruh Indonesia dan berbagai negara di Asean, Timur Tengah, Afrika, serta belahan dunia lainnya.

BHS Akronim dari Behaestex?

Nama BHS bukanlah akronim dari Behaestex melainkan singkatan dari “Batik, Handwoven, and Songket”.

Batik merupakan teknik pewarnaan kain dengan pola tertentu menggunakan lilin. Sarung BHS kerap dihiasi dengan motif batik yang bermakna simbolis.

Sementara Handwoven merujuk pada proses pembuatan sarung BHS melibatkan teknik tenun tangan. Setiap serat benang ditenun secara manual menjadi pola tertentu.

Adapun songket adalah teknik membuat kain dengan menenun benang emas atau perak ke dalam benang dasar.

Harga Sarung BHS

Harga sarung BHS bervariasi tergantung jenis dan modelnya, mulai dari yang paling terjangkau, seperti BHS Cosmo, hingga yang premium seperti BHS Royal, dengan kisaran harga mulai dari Rp200 ribuan hingga jutaan

Berikut beberapa jenis sarung BHS dan kisaran harganya:

Sarung BHS Cosmo: Rp300.000 – Rp700.000

Ini tipe paling umum dan simpel. Corak sarung-sarung BHS Cosmo cenderung elegan. Tersedia dalam berbagai macam warna. Mulai dari hijau polos, putih abu, hitam polos, monokrom putih, cokelat kuning, cokelat abu, dan masih banyak lagi.

Sarung BHS Infinity: Rp400.000 – Rp800.000

Coraknya lebih ramai dan menarik dibanding BHS Cosmo. Tanpa mengurangi kualitasnya, sarung BHS Infinity hadir dengan berbagai macam kombinasi warna yang khas.

Sarung BHS Classic: Rp500.000-Rp1.300.000

Setingkat di atas BHS Infinity, ada tipe sarung BHS Classic yang menjadi favorit banyak orang karena memiliki warna dan corak yang menarik. Kebanyakan produk sarung BHS Classic pun menggunakan perpaduan warna yang masih satu tone.

Sarung BHS Excellent: Rp700 ribu – Rp2,2 juta

Salah satu tipe sarung dari BHS yang memiliki motif modern dan trendy. Sarung ini kebanyakan masih menggunakan satu tone warna, tapi memiliki beberapa variasi corak yang berbeda-beda.

Sarung BHS Royal: Rp2,1 juta – Rp4,1 juta

Tipe yang diproduksi menggunakan alat tenun, sehingga menghasilkan sarung tenun yang berkualitas. Proses ini yang membuat harga sarung BHS Royal cukup mahal. Corak dan kombinasi warnanya pun tampak premium serta tidak murahan.

Sarung BHS Signature: Rp3,9 juta – Rp5,5 juta

BHS Signature memiliki motif dan bahan berkualitas, diproses menggunakan alat tenun, bukan mesin biasa. Hasilnya adalah sarung bermutu tinggi dengan kerapatan tenun yang sempurna.

Sarung BHS Masterpiece: Rp3,4 juta – Rp9 juta

Tipe tertinggi sarung BHS adalah BHS Masterpiece. Salah satu variannya, BHS Masterpiece M-98 SEA, hadir dengan motif Pintu Aceh. Sarung BHS Masterpiece memiliki warna dan motif premium yang diproduksi menggunakan alat tenun, sehingga menghasilkan sarung berkualitas tinggi. Di beberapa toko online, ada varian tertentu dari tipe ini yang dibanderol hingga Rp9 juta lebih.

Tips Membeli Sarung BHS

Periksa keasliannya: Pastikan membeli sarung BHS dari toko resmi atau penjual terpercaya untuk menghindari produk palsu.

Pilih jenis yang sesuai kebutuhan: Pertimbangkan jenis sarung BHS yang sesuai dengan gaya dan kebutuhan.

Perhatikan detail: Periksa kualitas bahan, jahitan, dan motif sarung sebelum membeli.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy