Lhokseumawe – Program Studi (Prodi) Arsitektur Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar pameran arsitektur terbuka di halaman Islamic Center Kota Lhoksemawe bertepatan dengan Ahad Festival pada, Minggu, 15 Desember 2024.
Di pameran itu ditampilkan karya dari 12 kelompok mahasiswa dalam bentuk poster dan maket hasil tugas akhir mata kuliah Studio Desain Arsitektur Akhir (SDAA).
Koordinator Tim Dosen SDAA, Dr. Eng. Muhammad Iqbal, mengatakan tahun ini mata kuliah tersebut menerapkan metode isu sosial dari enam gampong di Lhokseumawe, meliputi Gampong Kota Lhokseumawe, Simpang Empat, Keude Aceh, Mon Geudong, Keude Cunda, dan Jawa Lama.
“Para mahasiswa dituntut untuk mencari solusi dari permasalahan sosial dalam sudut pandang arsitektural,” ujarnya dikutip Selasa, 17 Desember 2024.
Menurut Muhammad Iqbal, pameran bertajuk ‘Alter Scape Exhibition SDAA’ tersebut merupakan upaya memperkenalkan lebih jauh dunia arsitektur kepada masyarakat luas.
Baca Juga: Kawasan Pusong Lhokseumawe Jadi Lokasi Studi Kasus Mata Kuliah Studio Desain Arsitektur Unimal
“Melihat Ahad Festival yang selalu membeludak oleh pengunjung dan pedagang, menjadi momentum untuk menghadirkan kegiatan positif lainnya seperti memamerkan karya-karya arsitektur mahasiswa,” tambah Erna Muliana, dosen yang juga mengampu mata kuliah SDAA bersama Hendra Aiyub dan Sisca Olivia.
Persiapan pameran itu dimulai sejak Kamis, 12 Desember 2024. “Baik itu perizinan tempat kepada pengelola Islamic Center, konsep pameran serta alat dan bahan yang akan dipamerkan,” ujar Rizky Setiawan, mahasiswa yang bertindak sebagai koordinator lapangan kegiatan itu bersama Raihan Fadzri.
“Sedangkan persiapan lapangan dimulai dari pukul 04.00 pada hari Minggu di Islamic Center sampai pukul 08.00 pagi,” timpal Raihan.
Pameran sendiri berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 waktu Aceh sejalan dengan acara Ahad Festival. Berdasarkan data tim pameran, kegiatan itu dihadiri kurang lebih 300-an pengunjung dari berbagai kalangan.
“Sebagai masyarakat awam, kegiatan ini sangat positif dan menarik karena sangat jarang ditemui terutama di Kota Lhokseumawe,” ujar pengunjung pameran, Farnida.
Dia berharap pameran seperti itu terus dilakukan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang dunia arsitektur. “Terutama untuk anak saya yang sekarang menginjak kelas tiga SMA dan berencana ingin masuk kuliah jurusan arsitektur.
Menurut Ketua Program Studi Arsitektur Unimal Hendra Aiyub, pameran itu akan dilaksanakan secara rutin. “Ini baru pertama kali dilakukan di ruang publik seperti ini, dan Alhamdulillah mendapat respons yang baik dari masyarakat. Insya Allah Prodi Arsitektur Unimal akan terus melakukan kegiatan ini secara rutin dengan tujuan yang positif.”
Pameran ditutup pada pukul 12.00 berbarengan dengan usainya Ahad Festival. Para mahasiswa dan dosen Prodi Arsitektur Unimal kemudian berfoto bersama para pengunjung pameran.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy