Banda Aceh – Klub sepak bola Persiraja Banda Aceh resmi menyewa Stadion H. Dimurthala Lampineung hingga tahun 2030. Nilai penyewaan jangka panjang stadion itu mencapai Rp1 miliar lebih.
Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam menyebut langkah ini diambilnya untuk menjadikan klub berjuluk Laskar Rencong lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada pemerintah.
“Ini adalah langkah besar bagi klub. Menjadi langkah awal Persiraja untuk membangun stadion sendiri ke depan dan menjadikan Persiraja lebih profesional, tidak lagi bergantung pada pemerintah,” ujar Dek Gam, Jumat, 13 Juni 2025.
Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI ini menyampaikan kebijakan penyewaan kandang Persiraja selama lima tahun untuk meningkatkan pemasukan bagi daerah.
“Ini juga untuk membantu Pemerintah Kota Banda Aceh dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ucap Anggota Komisi III DPR RI ini.
Menurutnya, dengan skema sewa jangka panjang ini, Persiraja akan memiliki hak pemanfaatan penuh terhadap stadion, termasuk untuk pertandingan resmi, latihan rutin, pembinaan usia dini, serta kegiatan komunitas sepak bola.
Diketahui, Stadion H. Dimurthala di jantung Kota Banda Aceh memang menjadi ikon sepak bola Aceh dan markas historis bagi Lantak Laju.
Dengan status sewa jangka panjang, stadion berkapasitas 8.000 penonton tersebut akan lebih intens digunakan oleh klub, termasuk untuk pembinaan pemain muda dan kegiatan masyarakat pecinta sepak bola.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy