Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Pelantikan Kapolri Suyudi Ario dan Wakapolri Wahyu Hadiningrat
Tangkapan layar - Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto (kiri) dan Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Kapolri dan Wakapolri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana, Negara, Jakarta, Kamis (1/10/206). Foto: Antara/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) baru di Istana Negara pada Kamis, 1 Oktober 2026. Di saat yang sama, Komisaris Jenderal (Komjen) Pol. Wahyu Hadiningrat turut diambil sumpahnya sebagai Wakapolri, menandai babak baru sinergi kepemimpinan di Korps Bhayangkara.

Sebelum dipercaya memimpin institusi kepolisian, Suyudi dikenal lewat sepak terjangnya yang tegas sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Kehadirannya sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebelumnya telah mengantongi restu penuh dari DPR RI dalam rapat paripurna yang digelar pada hari yang sama.

Sementara itu, Komjen Wahyu Hadiningrat sebelumnya mengemban tugas sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena).

Pelantikan duet baru pimpinan Polri ini merupakan bagian dari langkah besar Presiden Prabowo dalam menata ulang jajaran pemerintahannya. Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo kini diberi mandat baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Adapun Wakapolri sebelumnya, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, menjadi Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).

Suasana khidmat di Istana Negara hari ini juga menandai pelantikan sejumlah tokoh penting lainnya yang mengisi pos kementerian dan lembaga strategis, antara lain:

• Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (sebelumnya Kepala Staf Kepresidenan).

• Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (sebelumnya Menteri Luar Negeri).

• Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

• Arrmanatha Nasir yang kini dipercaya sebagai Menteri Luar Negeri.

• Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.

Di jajaran wakil menteri dan kepala lembaga, nama-nama seperti Dradjad Hari Wibowo (Wamenko Perekonomian), Nurkholisoh Ibnu Aman & Luky Alfirman (Wamenkeu), hingga Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa (Wamentan) juga turut mengucap sumpah jabatan.

Penguatan lembaga negara juga terlihat dengan dilantiknya Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI dan Muhammad Fadhil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Pergeseran ini menjadi bagian dari reshuffle kabinet ketujuh dalam dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo—sebuah langkah dinamis yang diharapkan mampu mempercepat realisasi program kerja pemerintah bagi seluruh rakyat Indonesia.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy