Resmi Dilantik, Don Muzakir Minta APPSI Aceh Jadi ‘Mata dan Telinga’ Presiden Prabowo

Pengurus APPSI Aceh dilantik
Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Don Muzakir (kiri, bermikrofon) memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI Aceh periode 2026-2031 di Anjong Mon Mata, Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa malam (6/10/2026). Dalam kepengurusan baru tersebut, Zulfitri resmi menjabat sebagai Ketua DPW APPSI Aceh dengan misi memperkuat advokasi pedagang tradisional serta mengawal stabilitas ekonomi pasar di daerah. Foto: Fakhrurrazi/Line1News

Banda Aceh, Line1News – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Aceh periode 2026-2031 resmi dilantik di Anjong Mon Mata, Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, pada Selasa malam, 6 Oktober 2026. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin oleh Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APPSI, Don Muzakir, mewakili Ketua Umum Sudaryono.

Dalam struktur kepengurusan baru, Zulfitri resmi menakhodai organisasi sebagai Ketua DPW APPSI Aceh, didampingi Nabhani selaku Sekretaris dan Faisal Nurdin sebagai Bendahara.

Zulfitri menegaskan momentum ini menjadi titik krusial untuk memperkuat solidaritas organisasi sekaligus memperjuangkan hak-hak pedagang pasar tradisional di seluruh Serambi Mekah. APPSI Aceh berkomitmen menjadi jembatan aspirasi yang solid antara pedagang dan regulator.

“Kalau kita mampu menyuplai untuk pasar, dan MBG (makan bergizi gratis) yang ada di Aceh akan luar biasa. Ini akan menampung tenaga kerja dan bisa menyejahterakan ekonomi pedagang dan ekonomi pengusaha,” ujar Zulfitri optimis.

Sinergi ekonomi ini turut mendapat respons positif dari Pemerintah Provinsi. Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dalam sambutan tertulis dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan, Restu Andi Surya, menggarisbawahi vitalnya peran pasar tradisional sebagai urat nadi kehidupan masyarakat.

“Yang di dalamnya terdapat pedagang, petani, nelayan, pengusaha kecil, pekerja angkutan, pelaku UMKM hingga konsumen yang saling terhubung dalam satu rantai perekonomian,” sebut Fadhlullah.

Pemerintah berharap APPSI mampu mendorong ekosistem pasar yang inklusif dengan memperluas akses pembiayaan, menjamin kenyamanan usaha, serta memodernisasi tata kelola pelayanan.

“Dalam konteks Aceh, kami berharap APPSI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan aspirasi para pedagang, sekaligus membangun solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang kita hadapi di lapangan,” tambahnya.

Instruksi DPP: Kawal Ekonomi dari Pasar

Di sisi lain, Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir memberikan instruksi tegas agar seluruh jajaran pengurus baru bergerak progresif dalam melakukan advokasi dan pembinaan nyata di lapangan.

“Tugas saudara adalah membina, mengayomi, dan mengadvokasi para pedagang pasar, UMKM, serta pedagang kaki lima yang ada di Aceh,” tegas Don Muzakir.

Ia juga menekankan peran strategis APPSI di daerah sebagai perpanjangan tangan dalam mengawal program serta kesejahteraan masyarakat arus bawah.

“Tugas saudara adalah menjadi mata dan telinga Presiden, Bapak Prabowo Subianto. Di saat ada pedagang pasar atau masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dari para pengurus APSI Aceh, maka saudara sebagai pengurus APSI yang malam ini dilantik harus siap dan berada di garda terdepan demi kepentingan rakyat,” pungkas Don.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy