3 Jasad Ditemukan di Aceh Utara, Korban Meninggal Dunia Banjir Sumatra 1.157 Jiwa

Kepala Pusat Komunikasi Bencana BNPB Abdul Muhari
Kepala Pusat Komunikasi Bencana BNPB Abdul Muhari menyampaikan perkembangan harian penanganan pascabencana di Sumatra. Foto: Tangkapan Layar

Jakarta – Kepala Pusat Komunikasi Bencana BNPB Abdul Muhari menyebutkan tiga jasad korban banjir ditemukan di Aceh Utara. Penemuan tiga jasad ini menambahkan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Pada hari ini ada tiga jasad yang ditemukan di Aceh Utara, sehingga ini menambah jumlah total rekapitulasi korban jiwa meninggal dunia dari 1.154 jiwa per kemarin menjadi hari ini 1.157 jiwa,” ujar Muhari dilihat dari tayangan YouTube BNPB Indonesia, Kamis, 1 Januari 2026.

Penemuan tersebut menambah jumlah korban meninggal dunia di Aceh menjadi 530 jiwa. Sementara itu, 165 orang masih dinyatakan hilang di tiga provinsi: Aceh 31 orang, Sumut 60 orang, dan Sumbar 74 orang.

“Operasi pencarian masih terus dilakukan, sampai kita mengupayakan jumlah korban atau daftar nama-nama yang masih masuk dalam daftar pencarian orang itu berkurang seminimal mungkin,” ujarnya.

Muhari juga menyampaikan jumlah pengungsi Bencana Sumatra mencapai 380.360 orang. Ia menyebutkan pemerintah telah menyiapkan lebih dari 1.050 unit hunian sementara (huntara), terutama di wilayah Aceh Tamiang dan sejumlah daerah lain.

“Sudah ada lebih kurang 1.050 huntara yang sebagian besar sudah siap huni bagi saudara-saudara kita di Aceh Tamiang dan di beberapa tempat lainnya,” ujarnya.

Selain hunian, para korban terdampak bencana juga akan menerima berbagai bentuk bantuan sosial dari pemerintah pusat, seperti perabotan rumah tangga dari Kementerian Sosial.

“Dan masih ada beberapa jenis dukungan lainnya yang akan diberikan oleh beberapa kementerian lembaga untuk benar-benar bisa melakukan percepatan pemulihan ekonomi dan hidup, serta penghidupan saudara-saudara kita di daerah terdampak,” ujar Muhari.

Saat ini, kata dia, ada 23 kabupaten kota telah menetapkan status transisi darurat ke pemulihan, 6 di Aceh, 8 di Sumut, dan 9 di Sumbar. Enam kabupaten kota di Aceh meliputi Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Subulussalam, Langsa, Aceh Singkil, Lhokseumawe, dan Aceh Besar (proses pengesahan SK).

Di sisi lain, 7 kabupaten kota dalam proses penetapan status transisi darurat ke pemulihan, 1 di Aceh, 5 di Sumut, dan 1 di Sumbar.

BNPB, kata Muhari, berharap semakin banyak daerah yang berpindah ke transisi darurat.

“Maka ini menunjukkan fase tanggap darurat yang berfokus pada aspek pencarian pertolongan, distribusi logistik, dan pemulihan akses transportasi dan komunikasi serta energi, sudah mulai berpindah fokus kepada fase awal pemulihan dan rekonstruksi, pembersihan kawasan, pembangunan huntara dan hunian tetap maupun pencairan atau pembayaran dana tunggu hunian.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy