Perjuangan Ilyas Abdurahman Membangun Bisnis Rental Mobil dari Empat Potong Pakaian

Kediaman Ilyas Abdurahman
Papan bunga tanda belasungkawa di kediaman Ilyas Abdurahman. Foto: tribunnews.com

Jakarta – Semasa hidupnya, Ilyas Abdurahman dikenang sebagai sosok dermawan yang selalu membantu lingkungan sekitarnya. Ilyas merupakan pemilik usaha penyewaan mobil dan motor Makmur Jaya Rental yang terletak di kawasan Taman Raya Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten.

Namun, di balik kesuksesannya, perjalanan hidup pria asal Gampong Dayah Keurako, Kecamatan Indrajaya, Pidie, penuh lika-liku dan perjuangan keras. Putra sulung Ilyas, Agam Muhammad Nasrudin, 26 tahun, menceritakan sang ayah memulai bisnis rental mobil dari nol.

“Bapak memulai usaha rental mobil ini benar-benar dari nol. Awalnya, beliau hanya menyewakan satu mobil Mazda sedan, lalu bertambah dengan Xenia hingga akhirnya berkembang menjadi ratusan unit kendaraan,” ujar Agam di kediaman keluarga, Sabtu dikutip Minggu, 5 Januari 2025, dari Kompas.com.

Ilyas merantau ke Jakarta dengan bekal seadanya. Dia hanya membawa empat potong pakaian. Di ibu kota, berbagai pekerjaan pernah dilakoninya. Mulai dari menjadi sales obat keliling dengan kendaraan umum hingga membuka usaha percetakan.

Baca Juga: Anggota TNI AL Penembak Ilyas Beli Mobil Rental yang Disewa Ajat Seharga Rp40 Juta

“Luar biasa perjuangan beliau. Dari awal merintis hingga sekarang usaha rental ini memiliki ratusan unit mobil dan motor,” tambah Agam.

Seiring keberhasilan bisnisnya, Ilyas berhasil mewujudkan mimpinya memiliki aset keluarga berupa sawah yang luas di kampung halamannya, Pidie. Sawah itu menjadi salah satu impian besar Ilyas yang terwujud pada tahun lalu.

“Di mata saya, Bapak sangat membanggakan. Beliau pekerja keras dan selalu memikirkan keluarga,” ujar Agam penuh haru.

Ingin Menunaikan Haji

Putra kedua Ilyas, Rizky Agam Syahputra, 24 tahun, turut mengenang mimpi terakhir sang ayah. Rizky menyebut ayahnya memiliki impian besar menunaikan ibadah Haji Furoda tahun ini.

“Ayah selalu bilang, ‘Ayah takut nggak punya waktu lagi. Ayah pengen naik haji.’ Itu adalah pesan terakhirnya,” ungkap Rizky dengan mata berkaca-kaca.

Dia juga mengenang momen terakhir yang diterima dari sang ayah berupa sebuah video.

Video itu dikirim pada malam pergantian tahun dan menunjukkan kebahagiaan Ilyas karena semua kendaraan rentalnya disewa selama musim liburan.

“Ayah saya sangat senang karena saat liburan tahun baru, semua mobil rental jalan. Beliau bahkan sempat mengucapkan selamat tahun baru dan berharap tahun ini semakin sukses. Tapi, itu ternyata video terakhir dari beliau,” kata Rizky penuh emosi.

Baca Juga: Keluarga Ramli, Warga Asal Aceh Korban Penembakan di Tol Tangerang akan Ajukan Perlindungan ke LPSK

Perjalanan hidup Ilyas memang berakhir tragis. Pada Kamis, 2 Januari 2025, Ilyas menjadi korban penembakan di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak, Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa yang terjadi dini hari itu merenggut nyawanya. Peluru prajurit TNI Angkatan Laut yang berniat membeli mobil curian dari rental Ilyas menewaskan si empunya mobil.

Agam mengaku sangat terpukul dengan kepergian sang ayah. Dia menyebut perbuatan pelaku sangat keji dan tak punya hati. Pasalnya kata Agam, sang ayah merupakan orang yang baik di mata masyarakat dan keluarga. Dia masih tidak menyangka orang sebaik ayahnya sampai menjadi korban seperti ini.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy