Kalah Bukan Akhir, Dokter Rohaya Tegaskan Esensi Silaturahmi di Liga Eksekutif JPFC

Direktur RSUCM serahkan kelengkapan adminsitarsi Liga JPFC
Direktur RSUDCM dr. Syarifah Rohaya, Sp.M., didampingi Humas dr. Hary Laksamana, M.A.P., menyerahkan berkas administrasi kepada Ketua Harian JPFC Fajar Siddik sebagai komitmen kepesertaan di Liga Eksekutif VIII JPFC. Foto: Istimewa

Lhokseumawe, Line1News – Skor akhir boleh saja memihak lawan, tetapi semangat sportivitas dan senyum optimisme justru memancar kuat dari pinggir lapangan Stadion Tunas Bangsa, Lhokseumawe, Selasa sore, 7 Juli 2026.

Meski tim RSUD Cut Meutia (RSUDCM) FC harus mengakui keunggulan PS Pemkab Aceh Utara dengan skor 1-3 pada laga pembuka Liga Eksekutif VIII Jurnalis Pase Football Club (JPFC), atmosfer positif tetap menyelimuti kubu tim rumah sakit pelat merah tersebut.

Aksi jatuh bangun kiper Jufri yang dihujani serangan bertubi-tubi hingga gawangnya bobol tiga gol, tidak membuat dukungan dari sang nakhoda rumah sakit surut. Hampir sepanjang pertandingan, Direktur RSUDCM, dokter Syarifah Rohaya, terlihat berdiri di pinggir lapangan, bersorak memberikan suntikan motivasi langsung kepada para pemainnya.

“Saya sengaja datang khusus untuk mendukung tim. Masalah menang atau kalah itu hal yang biasa buat saya,” ujar dokter Rohaya sembari tersenyum lebar kepada Line1News usai laga usai.

Bagi dokter spesialis mata ini, esensi utama dari turnamen tahunan besutan para jurnalis ini jauh melampaui trofi juara. Lapangan hijau menjadi ruang meleburnya sekat-sekat birokrasi demi sebuah kebersamaan.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Di sini kita bisa menjalin hubungan silaturahmi yang erat, baik antara rekan-rekan jurnalis dengan Pemkab Aceh Utara, rumah sakit, dan instansi lainnya. Semua bergabung di sini,” tuturnya hangat.

Baca Juga: Laga Perdana Liga Eksekutif VIII JPFC: PS Pemkab Aceh Utara Libas RSUD Cut Meutia 3-1

Rohaya pun secara ksatria mengakui keunggulan tim lawan yang dimotori kapten Mahdi Sinegal sore itu. Dua gol dari Marsyuddin ‘Nyanyak’ dan satu gol tambahan sang kapten memang menjadi bukti dominasi PS Pemkab Aceh Utara. Namun, bagi RSUDCM FC, gol balasan dari Iskandar di menit ke-54 menjadi modal berharga dan bukti nyata bahwa mereka pantang menyerah.

“Saya akui lawan kita memang lebih unggul hari ini. Tapi tidak apa-apa, kita tidak boleh putus asa. Kegagalan ini menjadi bahan evaluasi untuk ke depan agar tim bisa berlatih lebih keras lagi,” kata Rohaya penuh optimisme.

Komitmen dukungan pun ditegaskan oleh manajemen rumah sakit. Di sela laga, dokter Rohaya yang didampingi Humas RSUDCM, dokter Hary Laksamana, secara simbolis menyerahkan kelengkapan administrasi kepesertaan kepada Ketua Harian JPFC, Fajar Siddik. Penyerahan ini menjadi bukti kesiapan penuh RSUDCM untuk menyukseskan turnamen.

“Semoga kegiatan positif seperti ini terus berlanjut ke depannya. Kami dari manajemen RSUD Cut Meutia selalu siap memberikan dukungan penuh. Target kami pada turnamen berikutnya, kita bisa meraih juara,” pungkasnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy