Banda Aceh, Line1News – Manajemen Persiraja Banda Aceh mengambil langkah ekstrem demi menyelamatkan kapal yang mulai karam di awal musim. Klub berjuluk Laskar Rencong ini resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Jaya Hartono beserta jajaran staf kepelatihan mereka. Keputusan radikal ini diambil menyusul start buruk tim yang menelan tiga kekalahan beruntun pada awal kompetisi Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2026/27.
Pengumuman pendepakan massal ini dirilis melalui akun Instagram resmi klub, sesaat setelah pemain Persiraja dipaksa bertekuk lutut oleh Persikad Depok dengan skor tipis 1-2 dalam laga tandang di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu malam, 26 September 2026.
Pembersihan Total di Jajaran Staf Kepelatihan
Manajemen Laskar Rencong tampaknya benar-benar ingin melakukan reset total pada sistem permainan tim. Tidak tanggung-tanggung, pemecatan ini menyasar satu paket komplit jajaran coaching staff.
Selain Jaya Hartono, manajemen juga resmi mencopot Muhammad Yasir (pelatih kiper), Faisal Munanda (pelatih fisik), serta duet asisten pelatih, Wahyu AW dan Ferry Ferdinand.
“Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan Laskar Rencong. Dedikasi kalian akan selalu menjadi bagian dari cerita Persiraja. Sukses dimanapun. Lantak Laju!” tulis pernyataan resmi klub dalam unggahan perpisahan mereka yang dikutip pada Minggu (27/9/2026).
Manajemen Bergerak Cepat Amankan Juru Taktik Baru
Manajer Persiraja, Ridha Mafdhul Gidong, membenarkan bahwa keputusan pemutusan hubungan kerja ini merupakan respons cepat manajemen atas hasil minor di Bogor. Kendati demikian, manajemen bergerak cepat di bursa transfer pelatih agar tim tidak berlama-lama tanpa nakhoda.
Gidong mengonfirmasi bahwa manajemen sudah mengantongi kesepakatan dengan pelatih baru untuk menukangi skuad oranye di sisa musim ini. Saat ini, sang arsitek anyar tinggal menyelesaikan detail berkas formal.
“Sudah. Namun sedang kita proses ADM (administrasi), setelah itu baru bisa diumumkan ke publik,” kata Gidong saat dikonfirmasi, Minggu (27/9/2026).
Teka-Teki Nakhoda Anyar Laskar Rencong
Meski rumor mengenai beberapa pelatih top mulai dikaitkan dengan publik Stadion Harapan Bangsa, Gidong masih memilih untuk menutup rapat-rapat profil strategis juru taktik baru tersebut. Fans setia Persiraja diminta untuk sedikit bersabar menanti pengumuman resmi.
“Tunggu aja di postingan resmi IG Persiraja,” pungkas Gidong menyudahi keterangannya.
Kini, menarik untuk ditunggu bagaimana manuver manajemen Persiraja dalam menunjuk pelatih baru. Dengan target promosi ke Liga 1 yang dibebankan, sang suksesor dipastikan mengemban tugas berat untuk segera memutus tren negatif dan mengembalikan marwah Lantak Laju di kancah sepak bola nasional.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy