Banda Aceh – Penjabat Gubernur Aceh Safrizal ZA mengingatkan masyarakat Aceh untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi basah di pengujung tahun.
“Kita sudah memasuki penghujung tahun. Nah, biasanya, di bulan “ber-ber” (bulan berakhiran ber) ini potensi bencana yang mungkin terjadi itu hidrometeorologi basah, seperti banjir dan longsor. Kami mengimbau masyarakat untuk waspada dan segera melakukan upaya antisipasi,” ujar Safrizal kepada wartawan usai puncak peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana 2024, yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Balee Meuseuraya Aceh, Kamis dikutip Jumat, 11 Oktober 2024.
Baca Juga: Satu Keluarga Meninggal Dunia Tertimbun Bencana Longsor di Aceh Tengah
Namun, Safrizal juga bersyukur karena seperti yang disampaikan Kepala BNPB Suharyanto, tren bencana di Aceh tahun ini menurun drastis. “Salah satu faktornya tentu saja kesuksesan upaya sosialisasi mitigasi bencana yang dilakukan Pemerintah melalui BNPB, BPBA serta sejumlah lembaga lainnya,” sambung dia.
Pemahaman dan kesadaran masyarakat Aceh tentang mitigasi, diakui Safrizal sudah cukup baik. Namun, pria asli Aceh Besar itu mengingatkan sosialisasi mitigasi harus terus dilakukan secara masif, agar pemahaman masyarakat tentang kesiapsiagaan semakin baik.
Baca Juga: Banjir Landa 21 Desa di Aceh Utara, 702 Rumah Terendam
“Kita tidak bisa mencegah bencana, namun kita bisa meminimalisir dampak bencana, baik korban nyawa maupun harta benda. Karena itu, sosialisasi terkait mitigasi bencana harus terus kita lakukan secara masif, untuk membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana.”
Sebelumnya, Suharyanto mengatakan tren bencana di 2024 cenderung menurun, kecuali di Jawa Barat dan Sumatra Barat yang tinggi angka kejadian bencananya. Suharyanto meyakini, salah satu faktor penurunan ini juga disebabkan oleh kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang mitigasi bencana.
Baca Juga: Jalan Lintas KKA Longsor, Akses Aceh Utara-Bener Meriah Putus
“Karena itu, upaya mitigasi akan terus kita lakukan secara masif. Oleh karena itu, BNPB tentu akan mendukung penuh peringatan 20 tahun tsunami Aceh pada 26 Desember mendatang, agar pesan mitigasi tersampaikan secara lebih masif.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy