Anwar Ibrahim: Malaysia Berduka Atas Syahidnya Yahya Sinwar

Anwar Ibrahim: Malaysia Berduka Atas Syahidnya Yahya Sinwar
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Foto: malaysiakini.com

Kuala Lumpur – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan belasungkawa atas gugurnya pemimpin Hamas Yahya Sinwar. Anwar menuliskan ucapan duka itu di akun X atau Twitter miliknya @anwaribrahim.

Kematian Sinwar diumumkan pemerintah Israel pada Kamis, 17 Oktober 2014. Sedangkan Hamas mengonfirmasi syahidnya Sinwar sehari sesudahnya.

Anwar menuliskan, Malaysia berduka atas syahidnya Yahya Sinwar yang dibunuh secara brutal oleh rezim zionis yang biadab. “Malaysia berduka atas kehilangan seorang sosok pejuang dan pembela rakyat Palestin, Al Syahid Yahya Sinwar yang dibunuh ganas oleh rejim biadab Zionis,” tulis Anwar seperti dilihat pada Sabtu, 19 Oktober 2024.

Kematian Sinwar, kata Anwar, memperlihatkan bahwa komunitas internasional kembali gagal dalam memastikan hadirnya keamanan dan keadilan bagi warga Palestina, bahkan kini situasi semakin memburuk. “Sekali lagi komuniti antarabangsa gagal memperjuang serta memastikan keamanan dan keadilan tertegak lantas memburuk situasi konflik.”

Baca Juga: Yahya Sinwar Gugur, Ini Isi Lengkap Pengumuman Hamas

Malaysia, tambah Anwar, mengutuk keras pembunuhan Sinwar dan mendesak agar kebiadaban Israel disanggah komunitas internasional. Dia juga meminta pembantaian warga Palestina yang terus berlangsung harus segera dihentikan. “Malaysia mengutuk keras pembunuhan ini, dan ternyata percubaan rejim untuk melemahkan tuntutan pembebasan tidak akan berjaya. Walhasil, Malaysia mendesak agar kebiadaban Israel disanggah komuniti antarabangsa dan betapa pembantaian berterusan warga Palestin mesti segera dihentikan.”

Sinwar gugur saat melawan pasukan penjajah Israel. Di detik-detik terakhirnya, dengan satu tangan yang terputus, ia berusaha melempar drone pengintai Israel yang terbang mendekatinya dengan tongkat. Wajahnya tertutup keffiyeh dan duduk di atas sebuah sofa di dalam sebuah rumah yang hancur.

Video yang dibagikan militer Israel tersebut viral di media sosial. Sosok Sinwar yang berjuang sampai saat-saat terakhir hidupnya itu menuai banyak simpati dan pujian. Hamas dalam pernyataannya mengatakan, syahidnya Sinwar tidak akan meredupkan semangat perlawanan mereka terhadap penjajah Israel.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy