Bayar Pajak Tepat Waktu, Warga Aceh Tengah Bisa Bawa Pulang Hadiah Unik

Kantor BPKK Aceh Tengah
Kantor BPKK Aceh Tengah. Foto: Istimewa

Takengon, Line1News – Membayar pajak daerah kini tidak lagi terasa sebagai beban formalitas semata bagi warga Aceh Tengah. Pemerintah kabupaten setempat kini punya cara unik untuk mengapresiasi ketaatan warganya secara langsung.

Melalui Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Tengah, sebuah program hangat bertajuk “Brunger” (Ber Pajak Demu Tumbler) resmi diluncurkan. Lewat program ini, warga yang taat membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta pajak daerah lainnya, berkesempatan membawa pulang hadiah langsung yang bermanfaat.

Kepala BPKK Aceh Tengah, Gunawan Putra, mengungkapkan langkah ini diambil untuk menyentuh sisi humanis masyarakat dan menghapus kesan kaku dalam urusan perpajakan.

“Program Brunger merupakan bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah berkontribusi melalui pembayaran pajak. Pajak yang dibayarkan masyarakat menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan daerah,” ujar Gunawan kepada Line1News, Selasa, 16 Juni 2026.

Bantuan hadiah menarik dalam program ini didukung penuh oleh Bank Indonesia. Bagi warga wajib pajak yang menyetor kewajibannya tepat waktu, BPKK telah menyiapkan cinderamata eksklusif berupa tumbler cantik dan kipas angin leher (neck fan). Hadiah ini dipilih agar bisa langsung digunakan warga dalam mendukung aktivitas sehari-hari. Namun, masyarakat diimbau untuk segera mengurusnya karena hadiah ini tersedia dalam jumlah terbatas.

Untuk mempermudah warga, BPKK Aceh Tengah juga menyediakan metode pembayaran yang sangat praktis dan modern, antara lain:

* Pembayaran QRIS: Warga cukup melakukan pemindaian (scan) kode QR untuk pembayaran yang lebih cepat, mudah, dan aman.

* Transfer Rekening RKUD: Pembayaran praktis melalui transfer langsung ke rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Aceh Tengah yang terjamin aman serta terpercaya.

Gunawan menambahkan, partisipasi aktif warga adalah napas utama pembangunan di Aceh Tengah. Uang pajak tersebut nantinya akan digunakan untuk membiayai perbaikan jalan, fasilitas kesehatan, hingga berbagai program kesejahteraan yang manfaatnya menyentuh masyarakat luas.

Melalui kemudahan metode digital dan apresiasi langsung ini, kolaborasi antara Pemkab Aceh Tengah dan Bank Indonesia diharapkan mampu membangun budaya baru di masyarakat, yakni memandang pajak bukan sebagai pungutan biasa, melainkan investasi bersama demi kemajuan daerah.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy