Blangpidie – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin menyoroti pentingnya kejujuran dalam penginputan data rumah warga miskin. Dia menyebut masih ada warga yang layak mendapat bantuan, tetapi tidak tercantum dalam sistem karena kelemahan pada tahap verifikasi.
Oleh karena itu, Safaruddin meminta operator desa menelusuri kondisi riil di lapangan. “Operator, tolong input data dengan benar. Mana rumah yang hari ini gasin that-that (sangat miskin). Ada yang tidak masuk dalam data, tapi seharusnya layak dibantu,” kata Safaruddin, dikutip dari laman Pemkab Abdya, Minggu, 10 Agustus 2025.
Safar tidak ingin ada warga Abdya yang masih menempati rumah berdinding bambu, beratap rumbia, dan berlantai tanah. “Atau rumah yang kamar mandinya saja tidak ada,” tegasnya.
Dia menyampaikan itu saat membuka bimbingan teknis bagi operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) tingkat gampong dan pendamping PKH se-Abdya, di Blangpidie, Kamis (7/8).
Safar meminta seluruh operator dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) bekerja dengan jujur dan teliti. Menurut dia, penanganan masalah kemiskinan harus dimulai dari pembenahan data. Jika data tidak akurat, maka persoalan kemiskinan tidak akan pernah selesai.
“Maaf, Pak Kepala BPS, saya mau mulai dengan cara-cara yang baik. Kita ingin bereskan data ini. Kalau data salah, tidak bisa kita selesaikan persoalan,” kata Safar.
Safar menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pendamping PKH dan perangkat desa dalam verifikasi data. Dia menyebut data akurat menjadi dasar penting bagi Dinas Sosial maupun Baitul Mal dalam menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.
“PKH bantu pihak desa verifikasi. Misalnya, soal data kemiskinan, bangun rumah, bantuan pemerintah. Supaya nanti Dinas Sosial dan Baitul Mal bisa memikirkan bagaimana bisa membantu,” tutur Safar.
Sekolah Rakyat
Safar juga menyampaikan rencana pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat. Lahan seluas enam hectare, kata dia, telah disiapkan untuk pembangunan sekolah dengan fasilitas lengkap dan standar terbaik di Aceh.
“Alhamdulillah, kita sudah menyediakan lahan untuk Sekolah Rakyat. Kita akan siapkan enam hektare, semua full, fasilitas lengkap dan yang terbaik di Aceh. Alhamdulillah, Pak Menteri, dan Pak Kadis mendukung,” ucap Safar.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy