Lhokseumawe — Menteri Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan lapangan kerja yang saat ini paling diminati generasi muda adalah sektor ekonomi kreatif (ekraf).
Dia menyebutkan lebih dari 50 persen pelaku industri kreatif di Indonesia merupakan generasi muda.
“Dan banyak kepala daerah yang menggunakan sektor ini sebagai pembuka lapangan kerja dan untuk mengurangi pengangguran di daerahnya,” ujar Riefky saat membuka Bazar Ramadhan Lhokseumawe di Lapangan Hiraq pada Rabu, 25 Februari 2026, dikutip dari Laman Pemko Lhokseumawe.
Saat ini, tambah dia, potensi ekraf sedang digali oleh para kepala daerah.
“Tren ini kita bisa lihat bagaimana hasil investasi, hasil ekspor, jumlah tenaga kerja dan sumbangsih serta kontribusinya terhadap daerah tumbuh signifikan di tahun-tahun terakhir terutama 2025,” ungkapnya.
Menurut Riefky, ekraf terbagi empat cluster. Kreativitas berbasis budaya terdiri dari fashion, kuliner, griya/kerajinan, seni rupa seni pertunjukan. Lalu kreativitas berbasis desain mulai dari interior, arsitektur, komunikasi visual, produk, dan lainnya.
Ada juga kreativitas berbasis media, film, animasi, musik, fotografi, penerbitan, dan periklanan. Kemudian yang juga berkembang adalah kreativitas berbasis digital dan teknologi seperti gim, aplikasi, konten kreator, affiliator, AI, blockchain, dan sebagainya.
“Kepala daerah melihat ekonomi kreatif sebagai tambang baru untuk menumbuhkan pendapatan daerah, membuka lapangan kerja, memutar roda ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, peran pemerintah pusat bersama daerah adalah mendorong brand lokal naik kelas. Produk unggulan daerah, mulai dari fashion, kuliner, gim, aplikasi hingga film dan musik, diarahkan masuk pasar nasional sebelum dipersiapkan bersaing di tingkat global.
Riefky mencontohkan negara seperti Korea Selatan, Jepang, hingga Malaysia yang berhasil menguatkan ekonomi melalui pengembangan brand kreatif berorientasi ekspor. Ia berharap langkah serupa dapat dimulai dari daerah, termasuk Lhokseumawe.
“Mudah mudahan apa yang kita lakukan hari ini dapat membangkitkan brand-brand lokal Lhokseumawe untuk go nasional bahkan global.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy