Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem melepas rombongan peserta Program Mudik Gratis Pemerintah Aceh dari Depo Trans Koetaradja, Banda Aceh, Minggu, 15 Maret 2026.
Program yang diselenggarakan melalui Dinas Perhubungan Aceh itu untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan lebih aman, nyaman, dan terjangkau.
Mualem mengatakan tradisi mudik momentum penting bagi masyarakat untuk kembali berkumpul bersama keluarga serta mempererat silaturahmi setelah menjalani aktivitas sepanjang tahun.
“Tradisi mudik momen yang sarat makna. Ia bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi serta menghadirkan kembali kehangatan kebersamaan di tengah keluarga,” kata Mualem, dalam keterangan tertulis.
Baca juga: Jelang Lebaran, Arus Mudik di Terminal Batoh Banda Aceh Mulai Ramai
Pemerintah Aceh menghadirkan program mudik gratis untuk membantu masyarakat menghadapi tingginya biaya perjalanan sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan selama arus mudik dan arus balik lebaran.
Program ini juga diharapkan dapat mendukung pengendalian inflasi daerah dengan menjaga kelancaran distribusi dan mobilitas masyarakat selama periode libur Idulfitri.
Mualem mengingatkan kepada pengemudi untuk berhati-hati saat berkendara dan mengutamakan keselamatan penumpang di perjalanan.
“Jika lelah istirahat. Utamakan keselamatan di jalan. Keluarga menunggu di kampung halaman. Salam kami kepada keluarga di kampung halaman,” ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal mengatakan program mudik gratis upaya Pemerintah Aceh menyediakan layanan transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat selama periode mudik dengan dukungan 17 perusahaan dari unsur BUMN, BUMD, perbankan, dan swasta di Aceh.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 3.328 orang melalui sistem pendaftaran daring di laman seulamat.dishubaceh.com, sementara kuota tersedia untuk angkutan darat Pemerintah Aceh sebanyak 2.070 orang.
Untuk melayani pemudik tersebut, Dinas Perhubungan Aceh menyiapkan 122 kendaraan terdiri dari 27 bus besar dan 95 Hiace dengan 18 rute tujuan ke berbagai kabupaten/kota di Aceh, terutama wilayah yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi.
Seluruh peserta mudik diberangkatkan secara bertahap dari Depo Trans Koetaradja pada 15 hingga 17 Maret 2026.
Baca juga: Organda Banda Aceh Pastikan Harga Tiket Mudik Lebaran Tidak Naik
Selain layanan dari Pemerintah Aceh, program mudik gratis tahun ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan dan BUMN melalui layanan angkutan darat dengan kuota sekitar 709 orang.
Sementara untuk wilayah kepulauan, disediakan layanan mudik gratis melalui angkutan laut dengan delapan rute pelayaran menggunakan kapal ro-ro dan kapal cepat dengan total kapasitas 3.642 penumpang.
“Dengan dukungan berbagai pihak tersebut, total kuota mudik gratis yang tersedia di Aceh tahun ini mencapai 6.421 orang,” kata Faisal.
Dia menyebut seluruh armada yang digunakan dalam program tersebut telah melalui pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check. Ini untuk memastikan kendaraan yang beroperasi selama masa mudik benar-benar layak jalan dan aman digunakan oleh masyarakat. Para pengemudi juga telah diperiksa kondisi kesehatannya, termasuk melalui tes urine.
“Ramp check dilakukan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi selama masa mudik benar-benar layak jalan dan aman digunakan oleh masyarakat,” katanya.
Salah seorang peserta mudik gratis, Putri, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Putri mengetahui informasi mudik gratis dari media sosial Dinas Perhubungan Aceh setelah diberitahu rekannya.
Putri yang akan mudik ke Medan itu mengaku sudah sekitar satu tahun tidak pulang ke kampung halaman. Putri mengatakan hal yang paling dirindukannya dari rumah adalah suasana hangat kebersamaan bersama keluarga, terutama saat makan bersama.
“Alhamdulillah, senang sekali bisa ikut mudik gratis tahun ini. Tahun lalu saya tidak dapat kuota, tapi tahun ini akhirnya dapat,” ungkap Putri.
Menurutnya, program mudik gratis sangat membantu masyarakat, terutama di tengah harga tiket perjalanan yang cukup mahal menjelang lebaran.
Dia berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan kuota dan rute yang lebih banyak agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy