Banda Aceh – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Banda Aceh memastikan tidak ada kenaikan tarif angkutan untuk lebaran Idulfitri 1447 H. Dia juga menegaskan kesiapan armada untuk melayani masyarakat pada arus mudik lebaran tahun ini.
“Tidak [ada kenaikan tarif]. Kita pakai standar batas atas, dan lebih dari itu enggak ada,” kata Rusli, Plt. Ketua Organda Kota Banda Aceh, di Depo Transkutaraja, Sabtu, 14 Maret 2026.
Baca juga: Jelang Lebaran, Arus Mudik di Terminal Batoh Banda Aceh Mulai Ramai
Dia menyebut harga tiket angkutan tetap mengacu pada ketentuan tarif batas bawah dan batas atas yang telah ditetapkan.
“Batas tarif atas selisih Rp20 ribu dari tarif batas bawah. Tarif mobil Hiace rute Banda Aceh-Meulaboh, batas bawah Rp145 ribu dan batas atasnya Rp150-155 ribu kami ambil,” ujar Rusli.
Rusli menyebut pihaknya juga telah mengingatkan seluruh pengusaha angkutan memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar layik jalan.
Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, Sopir Bus Tes Urine di Terminal Batoh Banda Aceh
Selain itu, pihaknya juga menggelar tes urine bagi sopir angkutan mudik lebaran yang bekerja sama dengan BNNP Aceh, Dinas Pergubungan Aceh, Jasa Raharja, dan Dokkes Polda Aceh.
Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sopir angkutan lebaran terbebas dari penggunaan barang terlarang serta memastikan perjalanan penumpang aman sampai tujuan.
“Utamanya kita melakukan tes urine ini untuk mendukung program pemerintah yang bersih. Sopir yang sudah kami data bukan sopir pemabuk dan tidak ugal-ugalan,” pungkasnya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy