PA Gelar Deklarasi Mualem-Dek Fad di Taman Ratu Safiatuddin, Abu Razak: Merdeka!

PA Gelar Deklarasi Mualem-Dek Fad di Taman Ratu Safiatuddin
Mualem dan Dek Fad serta Abu Razak dan Aiyub Abbas di acara deklarasi bersama calon kepala daerah yang diusung PA, di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Minggu, 25 Agustus 2024. Foto: Tangkapan Layar Youtube/Partai Aceh TV

Banda Aceh – Partai Aceh (PA) menggelar deklarasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem dan Fahdlullah atau Dek Fad, di Taman Ratu Safiatuddin kawasan Lamprit, Banda Aceh, Minggu, 25 Agustus 2024.

Deklarasi tersebut turut dihadiri para pasangan calon bupati dan wali kota yang diusung PA. Hadir juga Sekjen PA Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak, Ketua Dewan Pakar PA Sulaiman Abda, dan mantan Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas.

Selain itu tampak juga beberapa ulama Aceh seperti Abon Arongan dan Waled Lapang, para kader dan simpatisan PA, Tuha Peut Wali Nanggroe, perwakilan partai-partai pendukung koalisi, serta perwakilan Kapolda dan Pangdam.

Acara dimulai dengan salawat Badar, disusul lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh oleh paduan suara Muda Seudang. Selain bendera PA, di lokasi juga tampak berkibar tiga bendera Projo, relawan Pro Jokowi pada Pilpres.

Di sela-sela acara diputar film dokumenter tentang sosok Mualem dan Dek Fad. Setelah itu ketua panitia deklarasi Ermiadi disusul Abu Razak menyampaikan sambutan.

“Merdeka…merdeka…merdeka!” teriak Abu Razak yang disambut pekik serupa dari kader dan simpatisan PA.

Kukira kayo (saya pikir sudah takut), pertahankan,” imbuh Abu Razak yang disambut tawa sebagian hadirin.

Dia juga bertanya kepada audiens yang hadir apakah mereka senang dengan majunya Mualem sebagai calon gubernur.

Na senang ta peu ek Mualem keu gubernur?” tanya Abu Razak lagi.

Na…!

Na senang ta peu ek Dek Fad keu wakil gubernur?”

Na…!

Abu Razak mengungkapkan Dek Fad adalah anak buahnya.

“Ada lihat video [dokumenter] tadi? Saya pelatih [Dek Fad], komandan operasi daerah tiga kampung saya, Pidie. Jangan sampai nanti ngomong lagi kalau [PA] salah ambil orang. Kerja.”

Setelah itu, Abu Razak menyebutkan satu per satu nama pasangan calon bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota yang diusung PA di daerah-daerah.

Menurut Abu Razak, penetapan calon kepala daerah telah melalui proses yang panjang, digelar secara independen dan terbuka. Namun, kata dia, ada beberapa calon yang ditetapkan secara khusus melalui hak prerogatif pimpinan partai.

“Misalnya pada penunjukkan Dek Fad sebagai calon gubernur, adalah kebijakan pimpinan partai sebab terkait koalisi dengan Gerindra dan beberapa partai nasional lainnya.”

Di akhir acara, satu per persatu calon kepala daerah yang diusung PA dipeusijuek di panggung utama oleh ulama Aceh.

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy