Terduga Pencuri Putus Tangan Setelah Duel dengan Warga

Ilustrasi duel
Ilustrasi. Foto: Edi Wahyono/Detik

Banda Aceh, Line1News – BT, 55 tahun, terduga pencuri tabung gas dan sepeda motor mengalami putus tangan setelah terlibat perlawanan dengan warga yang hendak menangkapnya. Polisi berkomitmen mengusut kasus pencuarian dan pengancaman tersebut.

Kapolsek Baitussalam, Iptu Riyan Asriyadi, menjelaskan peristiwa itu terjadi di Gampong Kajhu, Aceh Besar, pada Sabtu, 13 Juni 2026, sekitar pukul 03.05 waktu Aceh.

Asriyadi menuturkan, BT yang diduga pelaku memasuki perkarangan warga Jafaruddin, 55 tahun. Saat itu saudara Jafaruddin mendengar suara yang mencurigakan dari bagian belakang rumahnya.

“Kemudian ia mencari sumber suara dan mengintip dari jendela melihat dua orang yang tidak dikenalinya sedang mengangkat tabung gas elpiji dan satu lagi sedang mencoba melakukan pencurian sepeda motor,” kata Asriyadi dalam keterangannya, Senin, 15 Juni 2026.

Merasa aksinya gagal, kedua terduga pelaku terkejut serta melarikan diri ke arah depan rumah Jafaruddin dengan cara melompat dari pagar perkarangan. Melihat kejadian tersebut, sang pemilik rumah meneriaki terduga pelaku dengan kalimat “maling-maling”.

Warga yang mendengar teriakan tersebut, keluar dari rumah masing-masing untuk membantu pengejaran terhadap pelaku yang membawa sebilah pisau.

“Saat itu melihat terduga sedang melakukan perlawanan menggunakan pisau dengan warga bernama Zulfian yang menggunakan kayu seraya menangkis dengan langkah mundur,” katanya.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, Jafaruddin sudah berupaya mengeluarkan kalimat imbauan agar terduga pelaku membuang pisau yang ada di tangannya, namun pelaku tidak menghiraukannya.

Selanjutnya, terduga pelaku mengejar Jafaruddin dengan menggunakan pisau, saat itu terlihat ada sebilah parang yang tersangkut di perpohonan lalu diambilnya.

“Saudara Jakfaruddin diserang oleh terduga pelaku dan mencoba menangkis dengan sebilah parang yang diambilnya dari perpohonan. Saat menangkis serangan, secara reflek tangkisannya mengenai tangan terduga pelaku sehingga melami luka di kegelapan malam hari. Ia (Jafaruddin) mengetahui pergelangan tangan terduga pelaku terputus saat merintih kesakitan,” jelasnya.

Asriyadi menyebutkan, warga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Baitussalam dan petugas piket membawa terduga pelaku ke RSUD Zainal Abidin menggunakan mobil patroli.

Dia menambahkan, kepolisian berkomitmen menangani kasus pencurian disertai dengan pengancaman yang terjadi di Gampong Kajhu.

“Polsek Baitussalam berkomitmen menindaklanjuti kasus pencurian disertai dengan pengancaman yang mengakibatkan yang diduga pelaku pergelangan tangan putus akibat senjata tajam dari tangan masyarakat,” pungkasnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy