Rawan Saat Angin Kencang, Jalan Depan Kantor Wali Kota Sabang Ditutup Sementara

Jalan Diponegoro yang melintasi Kantor Wali Kota Sabang ditutup sementara
Jalan Diponegoro yang melintasi Kantor Wali Kota Sabang ditutup sementara. Foto: RRI

Sabang – Pemko Sabang menutup akses Jalan Diponegoro depan kantor wali kota karena dinilai rawan saat cuaca ekstrem dan angin kencang yang menyebabkan tumbangnya sejumlah pohon.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sabang, Budiman, menjelaskan upaya itu dilakukan untuk mencegah risiko kecelakaan yang membahayakan pengguna jalan saat melintas.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolres. Jalan depan kantor wali kota untuk sementara kami tutup karena kami anggap sangat-sangat rawan,” ujar Budiman, Minggu, 20 Juli 2025, dilansir RRI.

Penutupan itu, kata dia, bersifat sementara dan akan dibuka kembali setelah petugas memastikan tidak ada lagi potensi pohon tumbang.

Jalan Diponegoro yang melintasi Gampong Kuta Ateuh, Sukakarya, tepatnya di sekitar Kantor Wali Kota Sabang dipenuhi pohon-pohon tinggi besar di kiri kanannya.

Sementara itu, sejak Sabtu, 19 Juli 2025, Sabang dilanda hujan disertai angin kencang. BPPD Sabang mencatat 21 pohon tumbang dan 11 rumah warga rusak akibat cuaca ekstrem tersebut.

“Kami masih berpacu di lapangan, menyelesaikan satu per satu dengan prioritas pada jalur transportasi umum dan kawasan permukiman,” ujar Budiman.

BPBD juga mengingatkan warga dan wisatawan menjauhi area dengan pepohonan besar, tiang listrik, dan baliho. Di beberapa titik, petugas BPDP melakukan konfirmasi dari PLN terlebih dahulu sebelum membersihkan pohon yang menimpa kabel listrik.

“Saat ini, proses evakuasi dan pembersihan masih berlangsung di beberapa lokasi. Ada 22 personel BPBD Sabang diterjunkan, termasuk juga bantuan luar biasa dari unsur TNI, Polri, serta masyarakat.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy