Bagaimana Cara Penanganan Penyakit Psoriasis? Ini Kata Arzia, Dokter Spesialis Kulit di Abdya

Arzia Mustika Dokter Spesialis Kulit RSUD TP Abdya
dr. Arzia Mustika, M.Ked (DV)., Sp.DVE., Dokter Spesialis Kulit RSUD Teungku Peukan Abdya. Foto: Istimewa

Blangpidie – Psoriasis adalah penyakit autoimun yang terjadi karena peradangan pada kulit. Peradangan ini menyebabkan kulit bersisik, menebal, terasa gatal, dan mudah terkelupas.

“Kondisi tersebut bisa terjadi pada siapa saja. Peradangan ini biasanya muncul pada kulit di bagian lulut, siku, punggung bawah, serta kulit kepala,” kata dr. Arzia Mustika, M.Ked (DV)., SpDVE., Dokter Spesialis Kulit Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUD-TP), dilansir laman Pemkab Aceh Barat Daya (Abdya), Senin, 11 Agustus 2025.

Atas kondisi ini, kata Arzia, masyarakat perlu mengetahui tentang psoriasis, baik gejala, penanganan, serta cara hidup berkualitas bagi penderita.

Menurut Arzia, psoriasis bukanlah penyakit menular. Penyakit ini disebabkan oleh autoimun (gangguan sistem kekebalan tubuh) dan dapat dipicu oleh berbagai faktor. Seperti genetik, stres, infeksi, atau penggunaan obat-obatan tertentu.

“Psoriasis ini ada berbagai jenis, mulai dari psoriasis plak yang paling umum, hingga psoriasis gutata, inversi, pustular, dan eritroderma,” ujar Arzia.

Arzia menyebut ada berbagai pilihan pengobatan psoriasis yang tersedia. Termasuk terapi topikal, fototerapi, hingga obat-obatan sistemik, dan agen biologis, yang disesuaikan dengan tingkat keparahan dan kondisi pasien.

“Selain itu, juga penting adanya dukungan psikologis bagi penderita psoriasis,” ucap Arzia. “Sebab, penyakit ini seringkali menimbulkan dampak emosional dan sosial, seperti penurunan kepercayaan diri dan diskriminasi”.

Oleh karena itu, kata Arzia, edukasi ini penting untuk mendorong masyarakat guna memberikan dukungan positif dan menghilangkan stigma terhadap penderita psoriasis.

“Kita berharap masyarakat dapat lebih memahami psoriasis, sehingga penderita bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan hidup lebih nyaman tanpa beban stigma,” tuturnya.

RSUD Teungku Peukan, lanjut Arzia, terus berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik, termasuk edukasi kepada masyarakat.

“Maka penting bagi kita semua untuk lebih peduli dan memahami kondisi kesehatan ini,” ucap Arzia.[]

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy