Malam Nisfu Sya’ban Sungguh Istimewa, Ini Lima Amalan Dianjurkan

Ilustrasi malam nisfu syaban2
Ilustrasi malam Nisfu Syakban. Foto via MUI Digital

Menghidupkan malam Nisfu Sya’ban telah menjadi tradisi masyarakat kita. Malam Nisfu Sya’ban 1447 H akan terjadi pada Senin malam, 2 Februari 2026. Bakda Magrib, kita bisa memulai amalan yang dianjurkan pada malam Nisfu Sya’ban.

Begitu istimewanya malam Nisfu Sya’ban ini, sampai terdapat hadis yang menerangkan bahwa Allah SWT “muncul” untuk mengampuni dosa hamba-hamba-Nya.

Dari Rasulullah ﷺ, beliau bersabda, yang artinya, “Sesungguhnya Allah akan “muncul” di malam Nisfu Sya’ban kemudian mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik atau orang yang meninggalkan jamaah (murtad).” (HR Ibnu Majah no 1380)

Terlebih, Sya’ban menurut riwayat sahih, adalah bulan di mana amalan kita selama setahun penuh akan diangkat, atau “dilaporkan”.

Sabda Nabi Muhammad SAW, artinya: “…Pada bulan tersebut amal perbuatan akan diangkat kepada Tuhan semesta alam,…” (HR al-Nasai dan Ahmad)

Sebagian ulama meyakini secara spesifik, bahwa diangkatnya amal pada Sya’ban tepatnya adalah di malam Nisfu Syaban. Wallahu A’lam.

Karena beberapa keistimewaannya, terdapat amalan di malam Nisfu Sya’ban yang sayang bila kita lewatkan begitu saja.

Sayyid Muhammad ‘Alawi al-Maliki dalam karyanya Madza Fi Sya’ban menjelaskan beberapa amalan yang dapat kita lakukan di malam mulia Nisfu Sya’ban.

Pertama, memperbanyak istigfar atau meminta ampunan kepada Allah. Karena berdasarkan hadis riwayat Ibnu Majah di atas, malam ini adalah malam ampunan bagi mereka yang banyak beristigfar.

Kedua, memperbanyak zikir baik sendiri atau berjamaah bersama orang lain.

Ketiga, memperbanyak membaca Al-Qur’an. Dalam tradisi di Indonesia, biasanya malam Nisfu Syaban diisi dengan pembacaan surat Yasin tiga kali.

Keempat, memperbanyak doa, sebab menurut riwayat yang beredar, meski sebenarnya riwayat lemah, bahwa malam Nisfu Sya’ban adalah malam yang mustajab (doa tidak akan tertolak).

Tidak ada salahnya untuk mengamalkannya karena memang dalam riwayat lain yang sahih, umat Islam sangat dianjurkan banyak berdoa kepada Allah SWT.

Rasulullah ﷺ bersabda, artinya, “Jika salah seorang dari kalian berdoa maka janganlah sekali-kali dia berkata, ‘Ya Allah ampunilah aku jika Engkau kehendaki, ‘ akan tetapi hendaklah ia serius dalam meminta dan harus optimis, karena bagi Allah ‘Azza wa Jalla tidak ada sesuatu yang bagi-Nya merasa kewalahan untuk memberikannya.’” (HR Muslim no. 4838)

Kelima, perbanyak bacaan shalawat. Karena dalam bulan Sya’ban, Allah SWT menurunkan ayat ke-56 surat Al Ahzab yang sudah populer bahwa ayat tersebut menjadi perintah bagi muslim untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Itulah sebagian amalan-amalan yang dapat dilakukan di malam mulia Nisfu Sya’ban ini. Semoga Allah SWT memudahkan kita agar bisa menghidupkan malam istimewa tersebut dengan amalan yang bermanfaat.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy