Lhokseumawe – Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal H. Isa pada Kamis kemarin, 25 Maret 2026, menyoroti kinerja Sekda dan para pejabat SKPD soal Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Belum ada peningkatan PAD yang signifikan. Saya melihat para SKPD cuma terpaku apa yang diperintahkan oleh atasan saja. Belum ada terobosan yang dibuat secara mandiri untuk meningkatkan PAD,” tegas Faisal.
Baca juga: Ketua DPRK Lhokseumawe Sorot Kinerja Sekda dan SKPD Soal PAD
Line1.News mengirimkan pertanyaan kepada Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Lhokseumawe, Teguh Heriyanto via pesan singkat pada Kamis, 5 Maret 2026: Berapa proyeksi/target PAD Lhokseumawe tahun 2025 setelah Perubahan APBK 2025? Berapa realisasi PAD 2025 tersebut secara jumlah dan persentase?
“Target Perubahan PAD 2025 sebesar Rp90.154.073.340,32. Realisasi PAD 2025 sebesar Rp79.769.622.740,46 atau 88,48%,” kata Teguh Heriyanto menjawab Line1.News, Jumat, 6 Maret 2026.
Baca juga: Apa Dampak Badai Finansial Bagi Lhokseumawe, dan Jalan Keluarnya? Ini Kata Profesor Apridar
Tak Capai Target Sejak 2019
Realisasi PAD Lhokseumawe 2025 sebesar 88,48 persen itu menambah daftar panjang Pemko Lhokseumawe tidak mencapai target PAD.
Data dihimpun Line1.News sebelumnya, realisasi PAD Lhokseumawe sejak tahun 2019 hingga 2024 tidak mencapai target.
Selama enam tahun tersebut, target PAD tertinggi pada 2021 sebesar Rp91,16 miliar (M) lebih. Namun, realisasinya hanya Rp61,98 M atau 67,99 persen.
Baca juga: [Infografis] Realisasi PAD Lhokseumawe Vs Transfer 2019-2024
Sebelumnya, realisasi PAD terbanyak pada 2022 senilai Rp68,21 M dari target Rp88,26 M. Akan tetapi, secara persentase hanya terealisasi 77,28%.
Kini, realisasi PAD terbanyak beralih ke 2025, meskipun tidak mencapai target.
Target PAD 2026
Dalam APBK 2026, Pemko Lhokseumawe menargetkan PAD senilai Rp85,7 M lebih. Target PAD itu bersumber dari pajak daerah Rp65 M lebih; retribusi daerah Rp3,5 M; hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp10,3 M; dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Rp6,7 M lebih.
Data ini dilihat Line1.News dalam dokumen Qanun Kota Lhokseumawe Nomor 1 tahun 2026 tentang APBK 2026.
Target PAD 2026 lebih tinggi jika dibandingkan target PAD dalam APBK murni 2025 yang senilai Rp80,9 M. Namun, lebih rendah apabila dibandingkan target setelah Perubahan APBK Lhokseumawe 2025.
Lihat pula: Pendapatan Lhokseumawe 2026 Ditargetkan Rp692,7 Miliar, Belanja Rp718,4 M, Defisit Rp25,7 M, Tanpa Pokir?.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy