Kloter Terakhir Haji Aceh Diberangkatkan: PPIH Ingatkan Jemaah Fokus Ibadah Armuzna

Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh Arijal
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal. Foto: Fakhrurrazi/Line1News

Banda Aceh, Line1News – Suasana haru biru menyelimuti Aula Jeddah, Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh, Selasa sore, 19 Mei 2026. Sambil menggenggam harapan dan doa, sebanyak 390 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTJ-14 resmi dilepas menuju Tanah Suci. Pemberangkatan ini menandai tuntasnya seluruh fase keberangkatan jemaah haji asal Serambi Mekkah tahun ini.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal, merincikan bahwa kloter pamungkas ini didominasi oleh kaum ibu, dengan komposisi 228 jemaah perempuan dan 162 jemaah laki-laki. Dengan terbangnya Kloter 14, total 5.485 jemaah haji asal Aceh yang kini siap menunaikan rukun Islam kelima.

“Sebanyak 5.095 jemaah dari kloter 1 hingga 13 sudah lebih dulu tiba dan berada di Arab Saudi,” ujar Arijal di sela-sela prosesi pelepasan.

Cerita di Balik Kursi yang Kosong

Di balik kegembiraan mereka yang berangkat, ada kisah pilu tentang perjuangan yang tertunda. Arijal mengungkapkan, rencana awal Embarkasi Banda Aceh sebenarnya memberangkatkan 5.502 jemaah. Namun, takdir berkata lain bagi 17 jemaah yang terpaksa batal atau menunda keberangkatan mereka karena faktor kesehatan dan kedukaan.

“Ada yang meninggal dunia dan ada yang jatuh sakit. Rinciannya, 9 jemaah terpaksa menunda keberangkatan karena sakit sebelum masuk asrama, dan 3 jemaah jatuh sakit setelah berada di dalam asrama. Sementara itu, saat ini ada 3 jemaah kita yang sedang dirawat di rumah sakit di Arab Saudi,” jelas Arijal dengan nada empati.

Tahun ini, Kota Banda Aceh menjadi penyumbang jemaah terbanyak dengan 689 orang, disusul Kabupaten Pidie (571 orang), dan Aceh Besar (542 orang). Sementara itu, solidaritas dan kehangatan terbesar datang dari Pulau Simeulue yang melepas 27 jemaah terbaiknya. Secara keseluruhan, lanskap jemaah Aceh tahun ini lanskapnya didominasi oleh perempuan, yakni sebanyak 3.319 jemaah, berbanding 2.166 jemaah laki-laki.

Menuju Puncak Haji: Simpan Tenaga untuk Armuzna

Menjelang fase krusial ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Arijal yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala  Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Aceh, memberikan pesan menyentuh kepada seluruh jemaah. Ia meminta jemaah untuk mulai membatasi aktivitas fisik yang tidak perlu dan mengalihkan fokus pada persiapan batin.

“Fokuskan diri pada ibadah, perbanyak zikir, dan lantunkan doa. Jaga kesehatan fisik serta mental. Prioritaskan energi Anda untuk aktivitas ibadah wajib, terutama saat menghadapi Armuzna yang menguras fisik,” imbaunya hangat.

Ia juga menekankan pentingnya rasa saling menjaga dan mematuhi arahan petugas di lapangan, terutama saat pembagian jadwal melontar jumrah.

Di akhir sambutannya, Arijal mengetuk hati seluruh masyarakat Aceh yang berada di tanah air untuk ikut mengiringi langkah para tamu Allah ini lewat doa.

“Mari kita doakan bersama agar seluruh jemaah dari Tanah Rencong diberikan kesempurnaan ibadah, kesehatan, kemudahan, dan pulang membawa predikat haji yang mabrur. Semoga seluruh jemaah dan petugas dapat kembali ke rahim ibu pertiwi dengan selamat dan sehat walafiat,” pungkasnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy