Lhokseumawe, Line1News – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lhokseumawe ternyata menganggarkan dana jumbo untuk dua paket pengadaan mobiler Sekolah Dasar (SD) pada tahun anggaran 2025 lalu. Total pagu anggaran dua proyek mobiler tersebut mencapai Rp3,4 miliar lebih.
Penelusuran Line1News melalui laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP pada Kamis, 4 Juni 2026, terdapat total 11 paket pengadaan mobiler di Disdikbud Lhokseumawe pada tahun 2025. Namun, dua paket di antaranya mencuri perhatian karena memiliki nilai pagu yang sangat besar, yaitu:
1. Kode RUP 58559116: Pengadaan Mobileur (Mobiler) Sekolah Dasar (SD) dengan pagu mencapai Rp1.992.112.500 (Rp1,9 miliar lebih).
2. Kode RUP 61647253: Pengadaan Mobileur Sekolah Dasar (APBK) dengan pagu sebesar Rp1.495.200.000 (Rp1,4 miliar lebih).
Membedah Rincian dan Sumber Dana
Informasi detail paket pertama senilai Rp1,9 miliar, volume pekerjaan tertulis: 746 unit; 26 unit; 746 unit; 26 unit; 26 unit; 26 unit. Uraian pekerjaan: Kursi siswa; kursi kantor (kursi guru): lemari file 2 pintu: meja kerja (meja guru): papan tulis gantung: meja siswa.
Anggaran paket pertama ini bersumber dari APBD yang dipecah ke dalam 6 Mata Anggaran Kegiatan (MAK). Salah satu MAK menyedot dana sebesar Rp1 miliar. Paket ini diumumkan pada 22 Maret 2025.
Sementara itu, paket kedua senilai Rp1,4 miliar, volume pekerjaan hanya tertulis “1 Paket” dengan uraian pekerjaan berupa kursi kantor, lemari sekolah, meja kursi siswa, serta meja kerja guru. Dana paket kedua ini bersumber dari APBD Perubahan (APBD-P) melalui 4 MAK, di mana struktur MAK terbesarnya menelan dana Rp1,3 miliar. Paket ini diumumkan menjelang akhir tahun, tepatnya pada 11 November 2025.
Kedua paket jumbo tersebut sama-sama dieksekusi menggunakan metode pemilihan E-Purchasing.
Disdikbud Lhokseumawe juga menganggarkan satu paket besar lainnya, yaitu Pengadaan Mobiler SMP senilai Rp995,4 juta dengan metode yang sama. Sementara itu, 8 paket mobiler sisanya dianggarkan dengan nilai pagu yang jauh lebih kecil.

[Tangkapan layar RUP Disdikbud Lhokseumawe tahun 2025 berisi 11 paket pengadaan mobiler. Foto: Line1News/Rmans]
Kadis Mengaku Ada, PPKom Masih Bungkam
Line1News melayangkan pertanyaan konfirmasi melalui pesan Whatsapp kepada Kepala Disdikbud Kota Lhokseumawe, Yuswardi, pada Kamis (4/6/2026), pukul 12.14 waktu Aceh. Yuswardi membenarkan adanya dua paket pengadaan mobiler SD bernilai miliaran rupiah tersebut.
Namun, Yuswardi menyarankan agar Line1News menghubungi Kasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas PK, Hariadi, yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom). “Sehingga informasi dan tindak lanjut terkait paket tersebut sesuai,” ujar Yuswardi, Kamis (4/6), pukul 18.00.
Line1News kemudian mengirimkan pertanyaan konfirmasi kepada Hariadi selaku PPKom pada Jumat (5/6/2026), pukul 14.45. Media ini mempertanyakan pertimbangan dinas menganggarkan dua paket pengadaan mobiler SD tersebut, apakah beda sumber dana? Berapa jumlah SD yang mendapatkan manfaat, nama perusahaan penyedia, dan nilai kontrak?
Hingga Minggu (7/6/2026) pukul 17.10, Hariadi belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang dikirimkan Line1News via pesan WA.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy