Banda Aceh, Line1News — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, bersama jajaran Forkopimda menyambut kedatangan Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) yang baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Minggu, 18 Oktober 2026. Prosesi penyambutan jenderal bintang satu yang juga putra asli daerah ini berlangsung dengan khidmat dan kental nuansa adat.
Brigjen TNI Mahesa Fitriadi resmi menakhodai Kodam Iskandar Muda usai menjalani upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita di Mabesad, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Perwira tinggi kelahiran Kota Bakti, Kabupaten Pidie ini menggantikan posisi Mayjen TNI Joko Hadi Susilo. Mayjen Joko kini mendapatkan penugasan baru sebagai Perwira Tinggi Sahli Tingkat III Manajemen Bidang Sistem Pertahanan Negara (Sishanneg) Kasad.
Komitmen Sinergi demi Kedamaian Bumi Serambi Mekah
Usai resmi dilantik, Mahesa Fitriadi didampingi istri langsung bertolak pulang ke Tanah Rencong. Menanggapi pergantian tongkat komando ini, Wagub Fadhlullah menegaskan betapa pentingnya menjaga soliditas dan keharmonisan antara TNI, Pemerintah Aceh, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat demi stabilitas pembangunan daerah.
“Pemerintah Aceh menyambut baik kehadiran Brigjen TNI Mahesa Fitriadi sebagai Pangdam Iskandar Muda,” ungkap Fadhlullah hangat saat menyambut sang jenderal.
Fadhlullah menilai bahwa kolaborasi lintas sektor yang kuat akan menjadi fondasi strategis dalam mendukung program pembangunan berkelanjutan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Aceh.
“Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat semakin diperkuat, terutama dalam menjaga keamanan dan kedamaian Aceh, mendukung percepatan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh,” tegas Dek Fadh—sapaan akrab Fadhlullah.
Rekam Jejak Gemilang sang Putra Pidie
Sosok Brigjen TNI Mahesa Fitriadi bukanlah nama baru di dunia militer Indonesia. Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1995 yang lahir pada 28 Oktober 1973 ini dikenal memiliki rekam jejak pendidikan militer dan akademik yang mumpuni, baik di dalam maupun luar negeri.
Ia tercatat pernah menempuh pendidikan staf dan komando di Tiongkok pada tahun 2012, lulus Sesko TNI pada 2019, serta menyandang gelar Sarjana Administrasi Publik dan Magister Manajemen. Berbekal pengalaman panjang tersebut, kepemimpinan Mahesa Fitriadi diharapkan mampu membawa angin segar dan memperkokoh komitmen bersama dalam menjaga Aceh agar tetap aman, damai, dan sejahtera.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy