Aceh Utara, Line1News – Skuad peneliti muda SMA Negeri 1 Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, sukses mengukir tinta emas dalam ajang Lomba Peneliti Belia Aceh (LPBA) 2026 tingkat provinsi. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 22 siswa-siswi terbaik mereka berhasil memborong deretan gelar Juara 1, 2, dan 3 di berbagai disiplin keilmuan prestisius, mulai dari geografi, fisika, ekonomi, sejarah, matematika, komputer, hingga psikologi.
Capaian masif ini menjadi pembuktian nyata atas tingginya kreativitas, ketajaman akademik, serta suburnya ekosistem dan budaya riset di lingkungan sekolah tersebut.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Dr. Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., melayangkan apresiasi setinggi-tingginya atas kedigdayaan para siswa ini saat dikonfirmasi oleh Line1News, Sabtu, 24 Oktober 2026. Ia berharap raihan ini menjadi batu loncatan besar bagi para pelajar untuk terus menembus batas dalam berinovasi demi menghadapi kompetisi di level yang lebih tinggi.
“Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan meningkatkan prestasi, baik di tingkat daerah maupun provinsi,” ujar Muhammad Johan penuh bangga.
Dominasi Nyata: Empat Tim Sabet Podium Juara Pertama
Dalam kompetisi sengit tingkat provinsi ini, dominasi SMAN 1 Dewantara terlihat jelas dengan keberhasilan empat tim mereka yang sukses mengunci gelar Juara Pertama di empat bidang berbeda, yaitu:
• Bidang Geografi: Putri Hanum Cut Asyrafa & Cut Malluna Zuhra
• Bidang Fisika: Muhammad Syakir & Muhammad Azfa Alfarisi
• Bidang Ekonomi: Riazatul Husna & Fikra Tunnisa
• Bidang Sejarah: Maya Salsabila & Azura Elviz
Deretan Peraih Podium Juara Kedua dan Ketiga
Selain menyapu bersih empat medali emas, panggung juara LPBA 2026 juga dipenuhi oleh delegasi SMAN 1 Dewantara yang sukses mengamankan posisi Juara Kedua, di antaranya:
• Bidang Psikologi: Fairuz Naqiyya & Nadhifan Muna Zuhara
• Bidang Komputer: Habibii Mefian & Yuka Caesar Riswaldi
• Bidang Ekonomi: Naziwa Salsabila Rangkuti & Ratu Balqis
• Bidang Matematika: Nur Fra Syahira & Rizqa Apri Nadara
• Bidang Sejarah: Alyatun Namira & Ulya Nazira
• Bidang Komputer (Tim Kedua): Safiya Khalida & El Gazi Akram
Sementara itu, tren positif ini digenapkan oleh duet Husna & Ulfairah yang berhasil membawa pulang trofi Juara Ketiga di bidang psikologi.
Menyalakan Api Budaya Riset Sejak Dini di Sekolah
Muhammad Johan menilai, ledakan prestasi ini bukan sekadar angka di atas kertas atau pajangan piala di sekolah. Lebih dari itu, pencapaian ini mencerminkan urgensi pentingnya memantik dan merawat budaya meneliti sejak dini di kalangan generasi Z dan milenial.
Menurutnya, ramuan sukses ini tidak lepas dari hadirnya ekosistem pendidikan yang suportif, peran guru sebagai mentor yang suportif, serta fasilitas sekolah yang memadai dalam mengawal setiap ide dan gagasan mentah siswa hingga siap diuji di meja kompetisi.
Ia berharap kisah sukses SMAN 1 Dewantara ini menular dan memicu efek domino positif bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Aceh Utara agar tidak gentar bertarung di ajang akademik global.
“Prestasi ini juga menjadi bukti pentingnya dukungan sekolah, guru, dan lingkungan pendidikan dalam membangun generasi muda yang berdaya saing dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masa depan,” pungkasnya dengan nada optimistis.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy