Datang Lebih Awal, Atlet Layar Kalimantan Keluhkan Fasilitas Pendukung Venue PON

Ilustrasi perlombaan layar. Foto: Freepik
Ilustrasi perlombaan layar. Foto: Freepik

Banda Aceh – Atlet cabang olahraga layar asal Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara mengeluhkan fasilitas pendukung seperti toilet umum di sekitar venue di Pantai Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh. Menurut mereka, fasilitas itu tak bisa digunakan karena tidak tersedianya air tawar untuk mandi dan membilas peralatan.

Sekretaris Umum Panitia Besar PON XXI 2024 Wilayah Aceh, M Nasir mengatakan keluhan tersebut menjadi masukan bagi pelaksana untuk perbaikan pada saat penyelenggaraan nanti.

“Terkait keluhan tersebut, tentu kami respons dan ini juga untuk perbaikan agar ke depan tidak terjadi hal serupa. Dan semua yang dikeluhkan tersebut masih dalam proses persiapan panitia pelaksana,” ujar Nasir di Banda Aceh, dikutip dari Antara, Kamis, 8 Agustus 2024.

Nasir mengatakan, penyiapan fasilitas pendukung di venue cabor layar tersebut sedang dalam proses. Panitia yang membidanginya, kata dia, telah mengatur persiapan renovasi atau tempat perlombaan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Kami juga menyiapkan toilet portabel untuk sebagai dukungan [fasilitas] MCK yang disediakan,” ungkapnya.

Nasir juga mengatakan tim layar dari dua provinsi itu datang lebih awal di luar jadwal ditetapkan PB PON. Jadwal kedatangan atlet layar mulai 7 September 2024. Sedangkan perlombaan cabang olahraga layar dijadwalkan pada 10 hingga 16 September 2024.

“Seharusnya, tim-tim yang datang di luar jadwal dapat menjaga agar persiapan yang sedang berlangsung tidak terganggu dengan komentar-komentar negatif yang dapat menghambat kerja persiapan PB PON.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy