Lhoksukon – Sejumlah rumah warga di Aceh Utara dilaporkan mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang pada Kamis, 10 Juli 2025.
Kepala Dinas Sosial Aceh Utara Iskandar mengatakan pihaknya tengah mendata total kerusakan rumah warga maupun fasilitas publik usai insiden tersebut.
“Terkait data [jumlah kerusakan rumah dan kecamatan yang terdampak] masih dilakukan pendataan di lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi Line1.News, Kamis sore, 10 Juli 2025.
Berdasarkan laporan sementara yang diterima, kata Iskandar, angin kencang merusak rumah warga di beberapa kecamatan.
“Yang terpantau [Kecamatan] Nibong, Samudera, Meurah Mulia,” jelasnya.
Bantuan masa panik untuk korban angin kencang bakal segera disalurkan setelah pendataan dari tim di lapangan rampung.
“Ya, karena kami melakukan pendataan untuk bisa menyalurkan bantuan masa panik,” ungkap Iskandar.
Dia mengimbau masyarakat tetap waspada dan siaga terhadap potensi angin kencang dan bencana lainnya.
“Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap tenang dalam menghadapi situasi darurat.”
Baca juga: [Breaking News] Angin Kencang Rusak Belasan Rumah Warga di Tanjong Hagu Aceh Utara
Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang merusak belasan rumah warga di Gampong Tanjong Hagu, Samudera, pada Kamis siang.
“Kondisi saat ini ada 16 unit rumah warga rusak di Gampong Tanjong Hagu akibat angin kencang,” ungkap Keuchik Tanjong Hagu Maidar kepada Line1.News, Kamis sore.
Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut tapi warga yang rumahnya rusak harus mengungsi ke tempat kerabat mereka.
Selain di Tanjong Hagu, angin kencang dilaporkan merusak rumah warga di Gampong Tanjong Reungkam di kecamatan yang sama. Namun, belum diketahui jumlah rumah yang rusak akibat insiden tersebut.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy