Meulaboh – Pegawai pemerintah, aparat keamanan, komunitas pecinta lingkungan, dan masyarakat mengikuti Festival Bahari Coastal Clean Up di Pantai Lhok Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu, 23 Agustus 2025.
Mereka membersihkan sampah di sepanjang garis pantai itu. Para peserta juga diajak untuk mengenali jenis-jenis sampah yang banyak ditemukan di pantai, sekaligus memahami dampak buruknya bagi ekosistem laut.
Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi dan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya budaya bersih dan peduli lingkungan di kalangan masyarakat pesisir.
Dalam kegiatan yang mengusung semangat kepedulian terhadap lingkungan laut dan pesisir itu juga hadir Asisten I Pemkab Aceh Barat Ifan Murdani, Camat Samatiga Zulmahdi, Danramil 09 Samatiga Lettu Desman, Kapolsek Samatiga AKP Alpon Lumban Raja, dan pimpinan Pegadaian Wilayah I Medan Aceh bersama jajaran.
Mahasiswa Universitas Teuku Umar dan kelompok aktivis lingkungan turut berpartisipasi menjadikan festival ini semakin semarak.
Alpon Lumban Raja mengatakan kegiatan ini bentuk nyata sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
Raja menyebut Festival Bahari Coastal Clean Up bukan hanya tentang membersihkan sampah, tetapi juga mengajarkan betapa pentingnya menjaga laut sebagai sumber kehidupan.
“Pantai dan laut adalah warisan berharga, bukan hanya untuk kita, tapi juga untuk generasi mendatang. Kami berharap masyarakat semakin sadar dan terlibat aktif dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan,” ujar Raja dalam keterangan tertulis, Minggu (24/8).
Setelah kegiatan bersih-bersih, dilanjutkan dengan perlombaan memasak kreasi boga bahari yang menampilkan berbagai olahan hasil laut khas pesisir.
Masyarakat juga menikmati kenduri bahari sebagai wujud syukur dan kebersamaan. Lalu dibagikan paket sembako untuk warga sekitar dan para nelayan.
“Suasana kekeluargaan begitu terasa, memperlihatkan eratnya hubungan antara aparat, pemerintah, dan masyarakat”.
Kegiatan ini meninggalkan pesan kuat tentang pentingnya menjaga laut dari ancaman sampah plastik dan pencemaran. “Bagi masyarakat Aceh Barat, laut bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga simbol kehidupan dan identitas budaya yang harus dijaga bersama”.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy