Takengon, Line1News – Kebakaran hebat yang melanda pemukiman warga di Kampung Paya Tumpi I, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah pada Minggu, 21 Juni 2026 sekitar pukul 08.15 waktu Aceh, sempat memicu kepanikan luar biasa. Pasalnya, kobaran api dan kepulan asap hitam pekat mengamuk di dekat bangunan masjid berkubah biru di kawasan tersebut.
Rumah berkonstruksi papan milik Amri (46) dilaporkan ludes dilalap si jago merah. Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, Andalika, mengonfirmasi bahwa cepatnya perambatan api membuat bangunan beserta seluruh isinya rata dengan tanah dalam waktu singkat.
Musibah ini menjadi pukulan berat bagi keluarga korban. Selain kehilangan tempat bernaung, garis perekonomian mereka ikut terputus setelah lima unit mesin jahit yang digunakan untuk mencari nafkah, serta satu unit sepeda motor, hangus menjadi abu.
Menerima laporan situasi darurat tersebut, BPBD Aceh Tengah segera mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air ke lokasi. Petugas pemadam kebakaran bersama puluhan warga setempat langsung memblokade pergerakan api. Menggunakan selang-selang panjang yang membentang di jalan raya, tim gabungan berjibaku menyemprotkan air guna melokalisir kobaran agar tidak menjilat rumah warga lainnya.
“Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat seluruh bangunan rumah beserta isinya terbakar,” ujar Andalika saat dikonfirmasi Line1News.
Berkat respons cepat petugas dan kesigapan warga di lapangan, api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke bangunan lain. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya titik api masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian dan instansi terkait.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy