Kementerian PUPR: 20 dari 36 Ruas Jalan Nasional Terdampak Bencana di Aceh Sudah Bisa Dilalui

Ruas jalan yang sudah bisa dilalui
Ruas jalan nasional di Aceh yang sudah bisa dilalui. Infografis: Instagram @kementerianpu

Lhokseumawe – Kementerian PUPR menyebutkan dari 36 ruas jalan nasional terdampak banjir dan longsor di Aceh, 20 di antaranya kini sudah ditangani dan dapat dilalui kembali.

“Sisanya, saat ini secara bertahap sedang ditangani. Penanganan jalan dan jembatan terus dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat, kelancaran logistik, serta aktivitas ekonomi dan sosial dapat pulih kembali secara bertahap, sesuai dengan arahan Presiden @Prabowo Subianto,” tulis akun Instagram @kementerianpu, Rabu, 10 Desember 2025.

Adapun ruas jalan nasional yang telah bisa dilewati antara lain di jalur utara-timur: Banda Aceh ke Meureudu (Pidie Jaya), batas Lhokseumawe-Aceh Utara hingga Langsa, Langsa hingga Kuala Simpang (Aceh Tamiang), dan Kuala Simpang hingga batas Aceh-Sumut.

Di jalur tengah, tulis Kementerian PUPR, dari Simpang Uning (batas Takengon) hingga Uwaq (kilometer 379). Lalu batas Aceh Tengah-Gayo Lues hingga Blangkejeren.

ruas jalan masih terputus
Ruas jalan masih terputus. Infografis: Instagram @kementerianpu

Seterusnya, Kutacane (Aceh Tenggara) hingga batas Aceh-Sumut, Genting Gerbang ke Celala hingga batas Aceh Tengah-Nagan Raya.

Sementara ruas jalan yang masih terputus mulai dari Meureudu hingga batas Pidie Jaya-Bireuen,, Bireuen hingga batas Bireuen-Aceh Utara, Bireuen hingga batas Bireuen-Bener Meriah, dan batas Bireuen-Bener Meriah hingga batas Bener Meriah-Aceh Tengah.

Baca juga: Akses Jalan Terputus, Pemkab Bener Meriah Bayar Jasa Kuli Panggul BBM Terobos Jalur KKA

Kemudian, batas Gayo Lues-Aceh Tenggara hingga Kutacane, batas Aceh Tengah-Nagan Raya hingga Lhok Seumot, dari Lhok Seumot ke Jeuram, dan dari Geumpang ke Pameue seterusnya ke Genting Gerbang lalu Simpang Uning.

“Menteri PU @Dody_Hanggodo mengatakan bahwa pembukaan kembali jalur transportasi menjadi prioritas utama sebelum pemerintah berbicara lebih jauh mengenai tahap rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy