Houston – Hasil indah Timnas Maroko di panggung Piala Dunia kembali berlanjut. Langkah perkasa skuad “Singa Atlas” sukses mengunci tiket ke babak perempat final setelah melibas Kanada dengan skor telak 3-0 dalam laga babak 16 besar yang berlangsung sengit.
Dirangkum dari berbagai media internasional, berikut poin-poin penting dan menarik di balik kemenangan bersejarah Maroko serta hancurnya mimpi Kanada di NRG Stadium, Houston, Minggu, 5 Juli 2026 dini hari WIB:
1. Dominasi Total Singa Atlas di Lapangan
Media Maroko Hespress melaporkan Timnas Maroko tampil tanpa celah dan sukses menumbangkan Kanada tiga gol tanpa balas demi mengamankan tempat di babak delapan besar. Berbagai pujian pun mengalir untuk anak asuh taktik Maroko yang tampil begitu klinis.
Media Prancis-Maroko Le Matin menggambarkan bagaimana Maroko dengan cerdas “membuka gembok” pertahanan Kanada. Mereka menyoroti performa impresif gelandang Azzedine Ounahi yang tampil berkilau, serta ketangguhan kiper Yassine “Bono” Bounou yang tampil bak tembok kokoh di bawah mistar gawang.
2. Penyesalan Mendalam Kanada yang ‘Menyerahkan Senjata’
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi kubu seberang. The Globe and Mail melaporkan bahwa perjalanan bersejarah Kanada di Piala Dunia harus terhenti secara menyakitkan di pertandingan sistem gugur kedua mereka. Absennya sang kapten sekaligus pemain kunci, Alphonso Davies, kian memperberat langkah mereka.
Lebih emosional lagi, media Kanada The Toronto Star menuliskan bahwa kegagalan ini akan terus menghantui pelatih Jesse Marsch dan anak asuhnya selama berminggu-minggu ke depan. Penyesalan terbesar Kanada adalah bagaimana dengan mudahnya mereka “menyerahkan senjata” (melakukan kesalahan fatal) kepada lawan yang berdarah dingin seperti Maroko, meninggalkan rasa penasaran yang menghantui tentang “apa yang seharusnya bisa terjadi” jika mereka tampil lebih solid.
3. Azzedine Ounahi: Sang Bintang Pertandingan
Panggung laga ini mutlak menjadi milik Azzedine Ounahi yang sukses mencetak brace (dua gol). Melansir media Meksiko Récord, Ounahi dinobatkan sebagai Player of the Match (Pemain Terbaik) berkat dua golnya yang kembali menghidupkan mimpi besar Maroko di Piala Dunia.
Berbicara usai laga kepada Morocco World News, Ounahi mengakui laga tersebut tidaklah mudah. “Ini adalah pertandingan yang sulit. Alhamdulillah, kami mampu menemukan solusi di lapangan,” ujarnya. Ia juga menambahkan lewat wawancaranya di Hespress bahwa kunci utama kemenangan mutlak ini adalah persatuan dan kekompakan tim yang luar biasa.
4. Taktik Jitu Babak Kedua dan Rasa Terima Kasih kepada Sang Raja
Kunci kemenangan Maroko juga tidak lepas dari kejelian sang pelatih di ruang ganti. Melansir Hespress, pelatih Maroko Ouahbi mengungkapkan bahwa perubahan strategi dan penyesuaian taktik yang dilakukan saat turun minum (halftime) menjadi faktor utama mengapa Maroko bisa memegang kendali penuh atas Kanada di babak kedua.
Euforia kelolosan ini pun diselimuti rasa hormat yang tinggi. Le Matin melaporkan bahwa setelah peluit panjang berbunyi, skuad Singa Atlas langsung menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Yang Mulia Raja Mohammed VI atas dukungan tiada henti kepada tim nasional.
5. Pengakuan Zlatan Ibrahimović: “Bukan Keberuntungan, Maroko Lebih Baik”
Kemenangan telak Maroko ini juga memicu komentar dari legenda sepak bola dunia, Zlatan Ibrahimović. Melansir Morocco World News, pria yang akrab disapa Ibra ini menegaskan bahwa hasil 3-0 ini murni karena kualitas permainan. “Tidak ada faktor keberuntungan di sini… Maroko bermain dengan sangat sederhana dan mereka adalah tim yang jauh lebih baik,” tegas Ibrahimović.
Dengan performa yang kian matang dan mental juara yang teruji, Maroko kini menatap babak perempat final dengan kepercayaan diri tinggi. Apakah keajaiban Singa Atlas akan terus melaju hingga ke partai puncak? Kita nantikan pembuktian mereka selanjutnya![]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy