Takengon, Line1News – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan memusatkan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Musara Alun, Takengon.
Untuk memastikan kesiapan lokasi, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga bersama Wakil Bupati Muchsin Hasan, didampingi jajaran perangkat daerah meninjau progres penataan kawasan Musara Alun, Sabtu, 4 Juli 2026.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Aceh Tengah, Rahmat Hidayat, kepada wartawan mengatakan pemindahan lokasi upacara dilakukan agar masyarakat dapat lebih leluasa mengikuti peringatan Hari Kemerdekaan.
“Selama ini upacara HUT RI dilaksanakan di Lapangan Setdakab Aceh Tengah. Tahun ini akan dipusatkan di Musara Alun sehingga masyarakat dapat ikut hadir dan merasakan suasana peringatan kemerdekaan secara langsung,” katanya.
Menurut Rahmat, penataan Musara Alun tidak hanya ditujukan untuk mendukung pelaksanaan upacara kenegaraan, tetapi juga bagian dari pengembangan ruang terbuka publik yang lebih representatif di pusat Kota Takengon.
Setelah proses penataan rampung, kawasan tersebut akan difungsikan sebagai alun-alun kota yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, bersantai, bersilaturahmi, sekaligus menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan, seperti bazar UMKM, pertunjukan seni, konser rakyat, dan agenda kebudayaan lainnya.
Selain upacara bendera, Pemkab Aceh Tengah juga menyiapkan rangkaian kegiatan bertajuk Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI yang akan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Agenda yang disiapkan antara lain konser rakyat, bazar UMKM, pawai budaya, pacuan kuda, serta sejumlah kegiatan hiburan dan perlombaan.
Pemerintah daerah berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat menjadi momentum memperkuat persatuan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan sektor ekonomi kreatif.
Rahmat juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan selama proses penataan kawasan Musara Alun berlangsung. “Kami memohon pengertian masyarakat, khususnya yang selama ini memanfaatkan kawasan Musara Alun sebagai tempat berolahraga”.
“Pembenahan ini dilakukan untuk menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman, representatif, dan dapat dimanfaatkan bersama dalam jangka panjang,” pungkas Kabag Prokopim.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy