Debut Manis! Klub Panahan Baru Misbahul Ulum Langsung Sabet Juara di Lhokseumawe

Atlet panahan Misbahul Ulum juara III WAC
Direktur Pesantren Modern Misbahul Ulum Ustaz Martunis, bersama Wakil Direktur, Pembina Bagian Olahraga Ustaz Ruslan, pelatih Feri Triansyah, dan para ustazah berfoto bersama dua santri peraih Juara III, Muhammad Narta Saputra (kedua dari kanan) dan Maila Nur Faza (keempat dari kiri), usai penyerahan piagam Mini Event Wak Coy Archery (WAC) Edisi ke-8 di Kompleks Museum Kota Lhokseumawe, Aceh, Minggu (30/8/2026). Foto: Dok. PMMU

Lhokseumawe, Line1News – Riuh tepuk tangan dan haru menyelimuti Kompleks Museum Kota Lhokseumawe pada Minggu, 30 Agustus 2026. Di balik deretan target sasaran Mini Event Wak Coy Archery (WAC) Edisi ke-8, terselip kisah inspiratif dari puluhan santri Pesantren Modern Misbahul Ulum yang memberanikan diri melangkah ke arena perlombaan untuk pertama kalinya.

Bagi 32 santri putra dan putri Misbahul Ulum, hari itu bukan sekadar tentang membidik anak panah secara tepat. Hari itu adalah ujian mental perdana mereka di atas lapangan hijau, setelah pesantren tempat mereka menimba ilmu baru saja membuka program latihan panahan.

Siapa sangka, debut perdana ini langsung membuahkan hasil manis. Dua santri tangguh berhasil membawa pulang trofi Juara III pada kategori tingkat SMP/SMA putra dan putri jarak 10 meter.

Perjuangan para santri di lapangan didampingi langsung oleh Direktur Pesantren Modern Misbahul Ulum, Ustaz Martunis, bersama Wakil Direktur, Pembina Bagian Olahraga Ustaz Ruslan, serta pelatih yang telaten membimbing mereka, Feri Triansyah.

Rasa bangga tak dapat disembunyikan oleh Ustaz Martunis. Ia sangat mengapresiasi keberanian para santri yang menyala di kompetisi ini.

“Ini merupakan pertandingan pertama yang kita ikuti sejak membentuk klub panahan di pesantren, yang diikuti oleh 32 santri Misbahul Ulum,” kata Martunis.

Bagi Ustaz Martunis, esensi sejati dari kompetisi ini melampaui selembar piagam. Keikutsertaan dalam kompetisi bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana bagi santri untuk melatih mental bertanding serta mengasah kemampuan yang telah diperoleh selama mengikuti latihan.

Secara khusus, Martunis juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Muhammad Narta Saputra dan Maila Nur Faza, dua nama yang sukses menembus podium Juara III dalam ajang tersebut.

“Alhamdulillah, Pesantren Modern Misbahul Ulum baru membuka program latihan memanah. Meski baru pertama mengikuti lomba, santri Misbahul Ulum sudah mampu memperoleh juara,” ujarnya penuh syukur.

Melawan Gugup, Membidik Prestasi

Dua santri yang berhasil mengukir prestasi ini punya cerita yang menyentuh. Maila Nur Faza, peraih Juara III kategori putri, mengaku hatinya sempat berdegup kencang karena rasa tidak percaya diri yang membayangi saat melihat rival-rivalnya di lapangan.

Namun, ketegangan itu seketika mencair menjadi air mata bahagia saat namanya menggema di pengeras suara sebagai pemenang. Maila mengaku tidak menyangka dapat meraih juara dalam kompetisi pertamanya.

Cerita unik juga datang dari Muhammad Narta Saputra. Santri putra peraih Juara III ini awalnya memegang busur panah hanya karena penasaran dan ingin mencari pengalaman baru di lingkungan pesantren. Ketika peluang kompetisi terbuka, ia memantapkan hati dan memberanikan diri untuk ikut bertanding.

Sama seperti Maila, Narta mengaku tidak menyangka ketika namanya disebut sebagai peraih Juara III. Berdiri di atas podium, ia meluapkan rasa syukurnya yang mendalam serta berterima kasih kepada Pesantren Modern Misbahul Ulum yang telah memberikan dukungan serta bimbingan selama mengikuti latihan.

Langkah perdana yang manis ini kini menjadi batu loncatan yang berharga. Prestasi tersebut tidak hanya menandai awal mula kiprah klub panahan Pesantren Modern Misbahul Ulum, tetapi juga membakar motivasi bagi santri-santri lainnya untuk terus merawat mimpi, berlatih lebih keras, dan siap membidik target yang lebih tinggi di kompetisi berikutnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy