UEA akan Bangun Masjid Agung dan Islamic Center Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh
Wali Kota Banda Aceh menerima kunjungan delegasi Uni Emirat Arab (UEA) dan UIN Ar-Raniry di pendopo, Minggu malam, 22 Februari 2026. Foto: Humas Pemko Banda Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) akan membangun masjid agung dan islamic center di Banda Aceh.

Hal itu dikabarkan Ketua Yayasan Masjid Raya Syeikh Zayed Solo, Sultan, kepada Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat pertemuan pada Minggu malam, 22 Februari 2026, di pendopo wali kota.

Sultan mengatakan ia juga telah bertemu Dubes Indonesia untuk UEA di Abu Dhabi. Rencana pembangunan proyek tersebut telah dicetuskan sejak dua tahun lalu.

Menurutnya, Pemerintah UEA menginginkan ada tiga pilihan calon lokasi pembangunan masjid dan islamic center.

“Salah satunya calon [lokasi]nya sudah ada di UIN Ar-Raniry. Setelah penentuan bujet, kami juga mengharapkan dukungan Pemko Banda Aceh kalau ada usulan lokasi selain di UIN Ar-Raniry,” ujar Sultan dikutip dari Laman Pemko Banda Aceh.

Dia berharap Pemko Banda Aceh segera melayangkan surat tentang ketersediaan lahan, kategori masjid, dan luas tampungan jemaahnya.

“Kalau persetujuan sudah keluar dari pemerintah UEA sedari empat bulan lalu.”

Illiza menyambut terbuka tawaran dari pemerintah UEA itu, apalagi Banda Aceh belum memiliki masjid agung yang bisa dikelola oleh pemerintah kota.

“Berapa kebutuhan lahan, insya Allah kita bisa sediakan. Salah satunya tanah seluas tiga hektare di Kecamatan Meuraxa yang berada di kawasan strategis, dan banyak dikunjungi wisatawan juga,” ujarnya.

Alternatif lain di daerah Lambaro Skep, yakni lahan milik masyarakat yang sudah ada pertapakannya.

“Untuk kepastian dan detailnya akan kami rapatkan lebih lanjut dan kemudian segera kami kirimkan suratnya,” tambah Illiza.

Kehadiran masjid agung baru di Banda Aceh, kata dia, sangat penting artinya dalam upaya syiar Islam dan penegakan syariat.

“Masjid agung yang kami idamkan bukan hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga menjadi pusat pendidikan bagi umat.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy