Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar mencatat sebanyak 1.556 gempa bumi terjadi di Aceh sepanjang tahun 2025.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, menjelaskan dari total itu sebanyak 75 gempa dirasakan dengan magnitudo M 6,3 dan kedalaman mencapai 222 kilometer (km).
“Sebanyak 1.556 kejadian gempa bumi tercatat, dengan 75 gempa dirasakan, magnitudo terbesar M 6,3, dan kedalaman terdalam mencapai 222 km,” kata Andi kepada Line1.News, Kamis, 1 Januari 2026.
BMKG juga mencatat lima gempa bumi signifikan sepanjang tahun 2025. Seperti gempa bumi M 5,9 mengguncang Blangpidie, Aceh Barat Daya, pada 11 Mei 2025, dengan kedalaman 83 km.
Kemudian, gempa bumi M 5,9 mengguncang Sinabang, dengan kedalaman 30 km. Gempa bumi ini terjadi pada 8 April 2025.
Gempa bumi M 5,9 juga terjadi di Aceh Selatan, dengan kedalaman 59 km. Gempa bumi ini terjadi pada 31 Januari 2025. Pada 29 Juli 2025, gempa bumi terjadi di 247 km barat laut Kota Sinabang, dengan kekuatan M 6,3, dan kedalaman 15 km.
Selanjutnya, gempa bumi M 6,3 kembali mengguncang Sinabang pada 27 November 2025. Gempa bumi ini berada berlokasi di 2.67 Lintang Utara (LU) – 95.84 Bujur Timur (BT) atau 62 km baratlaut Sinabang, dengan kedalaman 10 km.
Andi mengatakan di balik setiap getaran, ada pengingat bahwa Aceh berada di wilayah aktif seismik yang menuntut kesiapsiagaan bersama.
“Hal ini juga sebagai bekal untuk meningkatkan kewaspadaan, bukan menumbuhkan kekhawatiran,” ucap Andi.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy