631 Jiwa Meninggal, 1 Juta Orang Mengungsi akibat Banjir Sumatra

Banjir Kuta Makmur Aceh Utara3
Foto udara memperlihatkan kondisi permukiman penduduk di Gampong Krueng Seunong dan Keude Krueng, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara terendam banjir, Kamis, 27 November 2025. Foto: Line1.News/Yasir

Lhokseumawe – Jumlah warga terdampak banjir dan longsor di tiga provinsi di Sumatra terus bertambah. Hingga Selasa, 2 Desember 2025, satu juta orang mengungsi di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Berdasarkan data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatra 2025 di laman BNPB, tercatat 540.500 warga mengungsi di Sumut, 443.000 di Aceh, dan 41.800 di Sumbar.

Jumlah korban meninggal dunia mencapai 631 jiwa, dengan rincian 293 orang di Sumut, 173 di Aceh, dan 165 di Sumbar.

Korban luka dilaporkan mencapai 2.600 orang, terdiri atas 1.800 di Aceh, 614 di Sumut, dan 112 di Sumbar.

Sebanyak 50 kabupaten kota terdampak bencana ini, masing-masing 18 di Aceh, 17 di Sumut, dan 15 di Sumbar.

Kerusakan infrastruktur juga dilaporkan meluas. Data BNPB mencatat 3.500 rumah rusak berat, 2.000 rusak sedang, dan 3.500 rusak ringan.

Aceh menjadi wilayah dengan kerusakan terparah, yaitu 2.500 unit rumah rusak berat, disusul Sumbar 877 unit, dan Sumut 124 unit.

Selain itu, terdapat 322 fasilitas pendidikan terdampak, masing-masing 205 unit di Aceh, 86 di Sumbar, dan 31 di Sumut.

Kerusakan jembatan mencapai 277 unit, dengan jumlah terbanyak di Aceh sebanyak 203 unit, lalu Sumbar 55 unit, dan Sumut 19 unit.

Secara akumulatif, jumlah penduduk terdampak di tiga provinsi mencapai sekitar 3,3 juta jiwa, atau setara sekitar 1,16 persen dari total penduduk Indonesia.

Dari total tersebut, data dashboard mencatat Aceh 1,4 juta terdampak, Sumbar 219.200, dan Sumut 1,7 juta jiwa.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy