Aceh Impor Gas dari Amerika 25,73 Juta USD pada Maret 2025

Terminal LNG Hub Arun
Terminal LNG Hub Arun yang dioperasikan PT Perta Arun Gas, anak usaha PT Pertagas, masuk dalam KEK Arun. Foto: PT Pertamina Gas (Pertagas)

Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Aceh kedatangan bahan bakar mineral atau gas sebesar 25,73 juta USD dari Amerika Serikat pada periode Maret 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Aceh, Tasdik Ilhamudin, dalam konferensi pers virtual mengatakan, bahwa nilai impor Aceh selama Maret 2025, sebesar 30,71 juta USD.

“Angka ini mengalami penurunan sebesar 58,02 persen dibandingkan impor bulan Februari 2025. Namun, nilai itu mengalami kenaikan sebesar 86,41 persen dibandingkan Maret 2024,” ujar Tasdik, Jumat, 2 Mei 2025.

Tasdik menyebutkan, jika dilihat berdasarkan negara asal, impor selama Maret 2025 terbesar berasal dari Amerika Serikat yang mencapai 25,73 juta USD. Komoditas utamanya berupa bahan bakar mineral atau gas.

“Peringkat kedua negara asal impor adalah Rusia senilai 4,98 juta USD, dengan komoditas utama berupa pupuk,” ungkapnya.

Dia mengatakan, secara keselurhan komoditas terbesar yang diimpor pada periode Maret 2025 adalah gas senilai 25,73 juta USD dan pupuk sebesar 4,98 juta USD.

Dengan nilai impor yang lebih kecil dibandingkan nilai ekspor, neraca perdagangan luar negeri Aceh pada Maret 2025, mengalami surplus sebesar 26,32 juta USD.

“Selama Januari 2024 sampai dengan Maret 2025, neraca perdagangan luar negeri terus mengalami surplus. Kecuali di November 2024, Januari 2025 dan Februari 2025,” tutup Tasdik.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy